Dalami Kasus Tenaga Kerja Asing Ilegal, Alung Tugaskan Komisi IV Tinjau PLTU Muara Jawa

Komisi IV dapat menangani terkait ketenagakerjaan. Sedangkan Komisi I bisa menyoroti legalitas kepemilikan dokumen tenaga kerja asing itu.

Dalami Kasus Tenaga Kerja Asing Ilegal, Alung Tugaskan Komisi IV Tinjau PLTU Muara Jawa
IST
Satu di antara puluhan tenaga kerja asing yang bekerja di PLTU Handil 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - DPRD Provinsi Kaltim bakal menurunkan Komisi IV untuk meninjau dan mengecek langsung ke lokasi proyek PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) di Muara Jawa, Kecamatan Kutai Kartanegara, Provinsi Kaltim. ‎

Hal ini terkait tertangkapnya tujuh warga negara asing (WNA) yang bekerja di PLTU tersebut tanpa dibekali dokumen yang sah.

"Saya sudah baca beritanya di media-media. Dan tadi Pak Mursyidi juga melaporkan soal itu. DPRD Kaltim akan menugaskan Komisi terkait yang membidangi untuk mengecek langsung ke lapangan dan menghimpun data," kata Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Syahrun kepada Tribun, Kamis (22/12/2016).

Menurut Alung, sapaan akrabnya, Komisi IV dan Komisi I dapat ditugasi untuk merespon adanya tenaga kerja asing yang diduga tidak dilengkapi dokumen sesuai aturan.

Komisi IV dapat menangani terkait ketenagakerjaan. Sedangkan Komisi I bisa menyoroti legalitas kepemilikan dokumen tenaga kerja asing itu.

"Saya sudah perintah ke Komisi IV untuk meninjau dan merespon soal tenaga kerja asing di PLU Muara Jawa. Dan juga perlu melengkapi data dari Disnaker dan Keimigrasian," pesan Alung.

Hasil kunjungan tersebut, lanjut dia, bisa dibahas dengan Komisi I untuk melihat kelengkapan dokumen yang berkaitan dengan peraturan tenaga kerja asing.

"Kejadian ini bukan yang pertama kali di Kaltim. Dewan bisa memberikan perhatian khusus soal ini. Apakah mereka (tenaga kerja asing) itu legal atau tidak, Komisi harus menelusuri dari data dan dokumen imigrasi visa dan parpor juga," tambahnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved