Kapok! Sang Muncikari Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

"Ancaman pidana minimal 3 tahun, maksimal 15 tahun. Dengan denda minimal 120 juta, maksimal 600 juta," bebernya.

Kapok! Sang Muncikari Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
(wordpress.com)
Ilustrasi prostitusi (wordpress.com) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tindak pidana perdagangan orang termasuk kategori kejahatan serius.

Hal itu diungkapkan Dir Krimum Polda Kaltim Kombes Pol Winston Tommy Watuliu, Jumat (23/12/2016).

Terkait pengungkapan kasus trafficking in person di Balikpapan, Rabu (22/12/2016) kemarin, Winston mengungkapkan perempuan berumur yang diamankan Subdit Jatanras Polda Kaltim terancam dihukum maksimal 15 tahun penjara.

Pasalnya, apa yang ia lakukan melanggar UUD Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pasal 2 ayat 1 tahun 2007.

"Ancaman pidana minimal 3 tahun, maksimal 15 tahun. Dengan denda minimal 120 juta, maksimal 600 juta," bebernya.

Baca: Pelaku Kejahatan Human Trafficking Ditangkap di Balikpapan, 2 Gadis Remaja Dijadikan Budak Seks

Dibeberkannya, UUD TPPO memudahkan penyidik dalam hal ini Polri menangani kasus perdagangan orang. Pasalnya hanya dengan satu unsur pidana, penyidik bisa melakikan upaya penangkapan paksa terhadap pelaku.

"Walaupun baru merekrut, itu sudah kena," tegasnya.

Pihaknya mewanti-wanti kepada masyarakat agar tidak melakukan hal tersebut mengingat risiko dan ancaman cukup berat.

Tak lupa Winston mengapresiasi kecepatan penyidik (Jatanras) melakukan pengungkapan dengan cepat.

Dirinya juga mengimbau agar orangtua lebih mengawasi aktivitas anak mereka. Jangan sampai anak-anak terjebak di pergaulan yang salah. Pun demikian dengan para remaja atau anak itu sendiri.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved