Dugaan Penistaan Agama

Walikota Minta Warga Balikpapan Jangan Terprovokasi Masalah Penistaan Agama

Ia menilai warga Balikpapan sudah cukup arif dengan menahan diri untuk tidak berlaku sewenang-wenang tanpa dasar hukum.

Walikota Minta Warga Balikpapan Jangan Terprovokasi Masalah Penistaan Agama
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD AFRIDHO SEPTIAN
Walikota Balikpapan Rizal Effendi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menanggapi kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh OR, salah satu dokter perusahaan minyak swasta kemarin, Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengimbau masyarakat untuk tidak terpicu melakukan sesuatu yang merugikan.

Ditemui disela-sela peresmian Masjid Baitul Aman di Komplek Polres Balikpapan, Rizal Effendi hanya berharap kasus ini tidak akan berkembang di masyarakat.

"Biar MUI yang memaknainya. Kita hanya ingin mengimbau kepada semua pihak untuk lebih berhati-hati, terutama yang mengenai hal-hal sensitif seperti masalah keagamaan. MUI tentu akan arif menyikapinya dan jangan jadikan ini lebih berkembang," ujarnya kepada Tribun Kaltim, Jumat (23/12/2016).

Baca: Nyatakan Sudah Lakukan Penistaan Agama, MUI Minta Oknum Dokter Ini Tobat Nasuha

Baca: MUI Klarifikasi Pernyataan Oknum Dokter yang Diduga Lakukan Penistaan Agama

Ia menilai warga Balikpapan sudah cukup arif dengan menahan diri untuk tidak berlaku sewenang-wenang tanpa dasar hukum. Rizal hanya meminta karena agama masalah yang sensitif dan personal, masyarakat harus saling memahami satu sama lain.

"Kita sudah berat menghadapi yang di Jakarta. Jadi mari kita sama-sama bangun Balikpapan yang lebih baik lagi," tandasnya.

Sementara itu ditemui dalam kesempatan yang sama, Jailani Mawardi selaku Ketua Bidang Fatwa MUI Balikpapan mengatakan pihaknya sudah sepakat untuk melimpahkan kasus dugaan penistaan agama tersebut kepada pihak kepolisian.

"Karena menurut kesepakatan bersama, Reskrimlah juru bicara dalam hal ini. Jadi MUI hanya mengeluarkan keputusan sesuai dengan permintaan. Dan dari dialog kita dengan dokter tersebut, lalu bagaimana penyidikannya nanti diserahkan kepada Polres Balikpapan," sebutnya. (*)

Penulis: Muhammad Afridho Septian
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved