Natal dan Tahun Baru

FOTO - Bersama Boneka Santa, Begini Ekspresi Trinity, Balita Korban Bom di Halaman Gereja Oikumene

Orangtua Trinity, Sarina Gultong (43) dan Gibson Hutahayan (43) bergantian menunggu buah hatinya.

FOTO - Bersama Boneka Santa, Begini Ekspresi Trinity, Balita Korban Bom di Halaman Gereja Oikumene
tribunkaltim.co/siti zubaidah
Keluarga Alvaro dan Trinity Saat merayakan Natal hari kedua di RS AWS, kerabat dan keluarga datang menjenguk, Senin (26/12/2016) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Trinity, salah satu korban ledakan bom di halaman Gereja Oikumene, pertengahan November lalu, hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Awang Wahab Sjahranie, Kota Samarinda.

Hingga Natal tiba, gadis kecil ini masih tergolek di tempat tidur kamar RS AWS tempanya dirawat. Senin (26/12/2016), tribunkaltim.co menjenguk Trinity.

Keluarga Trinity berkumpul di rumah sakit. Orangtua Trinity, Sarina Gultong (43) dan Gibson Hutahayan (43) bergantian menunggu buah hatinya.

Trinity korban ledakan bom
Trinity, korban ledakan bom di halaman Gereja Oikumene bulan November lalu. Hingga Senin (26/12/2016), Trinity masih harus menjalani perawatan di RS Awang Wahab Sjahranie. (tribunkaltim.co/siti zubaidah)

Satu persatu kerabat dan tamu berdatangan. Banyak orang yang menunjukkan kepedulian kepada korban ledakan bom di halaman Gereja Oikumene ini.

"Kemarin pas hari natal, ada Kapolres Samarinda bawakan kado Natal buat Trinity, kadonya berupa Boneka Santa Claus. Selain itu banyak kado lainnya yang diberikan orang-orang. Bahkan kita pun tak kenal siapa-siapa yang memberikan," kata Sarina.

Trinity, adalah salah satu balita korban ledakan bom di halaman Gereja Oikumene. Selain Trinity, tiga korban lainnya adalah Anita dan Alvaro.

Trinity korban ledakan bom
Kondisi Trinity, korban ledakan bom di halaman Gereja Oikumene bulan November lalu ketika ditemui Senin (26/12/2016). Ia menerima beraneka kado di hari Natal. (tribunkaltim.co/siti zubaidah)

Sementara satu balita lainnya yang juga ikut menjadi korban tewas. Intan Olivia sempat menjalani perawatan di RS AWS.

Sayangnya, luka bakar yang diderita balita Intan sangat parah. Balita ini pun menghembuskan nafas terakhirnya. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved