Apindo Nilai 2017 Belum Ada Angin Segar Bagi Pengusaha Kaltim

hal yang menjadi prioritas yang perlu dijalankan pemerintah adalah bagaimana membangun perekonomian kerakyatan

Apindo Nilai 2017 Belum Ada Angin Segar Bagi Pengusaha Kaltim
Ilustrasi 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Amanda Liony

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Balikpapan telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kota Balikpapan pada tahun mendatang akan membaik.

Namun Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kaltim punya anggapan lain.

Apindo mengganggap bahwa 2017 masih sama seperti dengan 2016.

Diakui Ketua Apindo Kaltim, Slamet Brotosiswoyo, yang ditemui Selasa (27/12/2016) di kampus Universitas Balikpapan, bahwa tahun mendatang masih belum terlihat angin segar bagi pelaku usaha di Kaltim, terutama di 'kota minyak'.

Menurutnya, imbas pemangkasan APBD oleh pusat masih menjadi alasan, mengapa iklim usaha masih tetap tak berubah.

"Selain itu, teman-teman di Apindo juga melihat bahwa investor juga masih belum mau masuk ke daerah, masih belum tune in untuk saat ini. Makanya ke depan, pemerintah baik kabupaten, kota, maupun provinsi harus berhati-hati lagi. Perlu ada prioritas dalam pengembangan daerah khususnya terkait infrastruktur," kata Slamet.

Baca: Harga Batu Bara Naik tapi Pengusaha Belum Bisa Tersenyum

Lebih lanjut dia mengungkapkan, hal yang menjadi prioritas yang perlu dijalankan pemerintah adalah bagaimana membangun perekonomian kerakyatan. Hal ini juga sejalan untuk menumbuhkan kembali daya beli masyarakat.

Selama 2016 saja, katanya, daya beli yang rendah berpengaruh besar bagi pengusaha.

Slamet menilai bahwa meski pemerintah mengganggap kinerja dan pertumbuhan dianggap sudah membaik dan pulih, namun hal tersebut belum dirasa oleh para pengusaha.

"Intinya jika tidak ada pertumbuhan bagi ekonomi kerakyatan, maka secara umum perekonomian daerah pun juga tak ada," ujarnya. (*)

Penulis: Amanda Liony
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved