Polemik Mutasi
Sebut Komentar Syukri dan Supriyadi Tidak Tepat, Rizal Buka-bukaan soal Bakhriansyah
Sedangkan kalau tidak ada promosi alias hanya pergeseran, maka tidak perlu ada lelang jabatan terbuka.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Afridho Septian
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan mengatakan bahwa komentar yang dilontarkan oleh Syukri Wahid dan Adhi Supriadi terkait dengan mengamuknya mantan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemkot Balikpapan sebagai hal yang tidak tepat.
Rizal Effendi, ketika menghubungi Tribun Kaltim melalui sambungan telepon mengatakan bahwa langkah yang dilakukannya sudah benar menurut UU Aparatur Sipil Negara.
"Memang benar ini tidak lazim karena ini menurut UU ASN yang baru. Bakhriansyah itu diturunkan tidak ujug-ujug tanpa pertimbangan. Itu kan hasil asesmen dua kali dan dua-duanya tidak lulus. Sesuai dengan UU ASN kita boleh me-nonjob-kan atau menurunkan kalau ada yang tidak mampu," sebut Rizal, Sabtu (31/12/2016).
(Baca juga: Jawaban Menohok Wali Kota Rizal Effendi Usai Diamuk Mantan Staf Ahlinya)
Ia bahkan mengingatkan kembali khususnya kepada DPRD bahwa DPRD sendiri yang meminta Pemkot untuk menaruh orang-orang yang memenuhi syarat dalam hal kinerja dan kemampuan.
Menurutnya, kalau memang tidak lulus dalam asesmen maka itu sudah menjadi syarat yang cukup untuk melakukan demosi atau bahkan me-nonjob-kan seorang pejabat.
"Karena kalau tetap kita taruh nanti akan mengurangi efektivitas kinerja pemerintah. Selain itu Adhi juga bilang mutasi pakai perasaan. Ya memang pakai perasaan karena kalau tidak ada perasaan ya bukan manusia," tegasnya.
"Tapi perasaan itu juga didukung pertimbangan prosedur hukumnya, pertimbangan kompetensinya. Kita tidak asal tabrak saja. Kita sudah pakai asesmen. Bahkan kita sudah lakukan prosedur asesmen ini dua tahun sebelum UU ASN ini ada. Dia tidak tahu itu," imbuh Rizal.
Ia menambahkan bahwa proses lelang jabatan yang disebut-sebut itu hanya khusus untuk kalangan pejabat eselon II kalau ada promosi.
Sedangkan kalau tidak ada promosi alias hanya pergeseran, maka tidak perlu ada lelang jabatan terbuka.
"Makanya jangan langsung berkomentar kalau belum tahu lengkap. Seyogyanya mereka melakukan pengecekan dulu ke kita. Kita juga tidak alergi dengan kritik, tapi jangan asbun (asal bunyi). Cek dulu betulkah Balikpapan itu melakukan mutasi tidak pakai asesmen," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bachriansyah-dan-rizal-effendi_20161231_155651.jpg)