Pasokan Lancar, Harga Cabai Berangsur Normal Usai Perayaan Tahun Baru

Hanya saja menurut Baya, sang penjual pasokan masih saja terbatas sehingga setiap pedagang tak bisa menjual dalam jumlah banyak.

Pasokan Lancar, Harga Cabai Berangsur Normal Usai Perayaan Tahun Baru
tribunkaltim.co/rudy firmanto
Salah satu pedagang ayam di Pasar Klandasan. Pedagang ayam mengaku stok pasca Tahun Baru sangat terbatas. Namun, hal tersebut tak sampai mengganggu harga jualnya. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Rudy Firmanto

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Pasca perayaan Tahun Baru 2017 sejumlah bahan pokok di pasar mulai berangsur normal.

Pantauan Tribun Kaltim, Senin (2/1/2017) di pasar tradisional Klandasan menunjukkan untuk ayam potong harga perekornya Rp 65 ribu tidak naik atau turun pasca tahun baru.

Hanya saja menurut Baya, sang penjual pasokan masih saja terbatas sehingga setiap pedagang tak bisa menjual dalam jumlah banyak.

"Kalau naik tidak, tetap saja, hanya pasokan belum normal, biasa kita bisa bawa 150 ekor sekarang hanya 100, itu pun yang beli juga jarang, sangat berbeda dengan penjualan tahun lalu," keluhnya.

Baca: Jelang Tahun Baru Harga Ayam Potong Tembus Rp 50 Ribu Per Ekor

Memang bila dibandingkan awal tahun 2016 harga perekor masih berkisar Rp 45 hingga Rp 50 ribu perekor tetapi dari sisi penjualan masih tergolong lebih baik.

Bergeser ke lapak telor terjadi kenaikan hingga Rp 200 rupiah perbutirnya yang biasa dijual Rp 1.400 saat ini menjadi Rp 1.500 dengan ukuran besar.

Kenaikan ini diprediksi karena terpengaruh momen pergantian tahun dan diperkirakan bulan Februari bisa kembali normal.

Untuk daging sapi harga tetap Rp 120 ribu perkilonya walaupun pasokannya terbatas dari daerah asal.

"Sempat terlambat kirimannya dari Sulawesi," kata penjualnya.

Baca: Pasokan Sembako Kurang, Faktor Cuaca jadi Penyebab Inflasi di Kota Minyak

Ikan laut mengalami penurunan pasca Tahun Baru sebesar Rp 10 ribu per ekor untuk jenis kakap dari sisi pasokan bisa dikatakan cukup.

"Pas Tahun Baru bisa jual Rp 65 hingga Rp 70 tapi hari ini jadi Rp 55 ribu," katanya.

Komoditas sayur mayur hanya cabai yang mengalami penurunan signifikan setelah bulan Desember sempat tembus di harga Rp 100 ribu per kilogram saat ini menjadi Rp 80 Ribu perkilogram.

Hal ini menurut pedagang Farida karena pasokan sudah kembali normal.

"Kemarin sempat naik karena memang dari distributornya barang terbatas, tapi sekarang sudah mulai melimpah," katanya. (*)

Penulis: Rudy Firmanto
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved