Opini

Pendidik PAUD, Mereka yang Bekerja dengan Hati

Meski para pendidik PAUD, khususnya PAUD non-formal dibayar seadanya. Bahkan rela sekolah lagi dengan membayar jutaan rupiah.

Pendidik PAUD, Mereka yang Bekerja dengan Hati
HO-Dok Pribadi
Suasana belajar di KB Miftahul Ulum. Dibandingkan dengan guru pendidikan dasar dan menengah, guru PAUD memang terasa lebih repot. Namun belum terperhatikan kesejahteraannya apalagi untuk lembaga PAUD non-formal. 

Oleh Baldwine Honest G, M.Pd
Praktisi PAUD

Baldwine Honest
Baldwine Honest

PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.

Pendidikan di PAUD dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani. 

Agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal (TK, RA), nonformal (KB, SPS, TPA) , dan informal (homeschooling).

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 5 perkembangan, yaitu:

Baca: Menari dan Bernyanyi, Yuni Shara Belajar Bersama Murid-murid PAUD di Sekolah Miliknya

  • perkembangan moral dan agama,
  • perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar),
  • kecerdasan/kognitif (daya pikir, daya cipta),
  • sosio emosional (sikap dan emosi)
  • bahasa dan komunikasi

Perkembangan ini sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangankelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendiknas No 58 Tahun 2009.

Karena begitu pentingnya PAUD, maka dibutuhkan pendidik-pendidik PAUD yang mempunyai kompetensi yang luar biasa.

Profesi Pendidik PAUD harus bisa membuat program semester berdasar kompetensi inti dan kompetensi dasar, rencana program pembelajaran mingguan, rencana program pembelajaran harian, dan penilaian setiap anak dengan banyak indikator.

Hal itu semua tidak ada yang instant, semua pendidik PAUD harus mampu merancang kegiatan sendiri agar kompetensi anak berkembang sesuai indikator yang diharapkan.

Baca: Pemotongan Insentif Guru PAUD Ternyata Masih Sebatas Wacana

Dari apa yang saya amati, pendidik PAUD memang bekerja dengan hati, mau terus belajar dan menambah wawasan.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved