Pilkades Siap Digelar Akhir Februari, Peminat di Dua Desa Melebihi Batas Maksimal

Batas maksimalnya itu 5 calon. Jadi masih akan kita lakukan lakukan seleksi hingga hanya menjadi 5 calon.

Pilkades Siap Digelar Akhir Februari, Peminat di Dua Desa Melebihi Batas Maksimal
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ilustrasi. Aspirasi warga mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades). Warga menunjukkan jari kelingkingnya yang sudah dicelup tinta usai melakukan pencoblosan pada Pilkades di Desa Muliorejo, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (19/4/2016) lalu. Otonomi desa adalah kewenangan yang diberikan kepada desa secara luas untuk dapat mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bulungan tahap pertama akan digelar pada 28 Februari 2017 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bulungan Hanafiah ketika ditemui di ruangannya, Kamis (5/1/2017) siang mengatakan, tahap pertama pertama ini akan diikuti 10 desa dari 9 kecamatan.

Desa-desa tersebut:

  • Gunung Sari dan Gunung Seriang (Kecamatan Tanjung Selor),
  • Pura Sajau (Kecamatan Tanjung Palas Timur),
  • Teras Baru (Kecamatan Tanjung Palas),
  • Long Lasan dan Muara Pangean (Kecamatan Peso),
  • Silva Rahayu (Kecamatan Tanjung Palas Tengah),
  • Ardimulyo (Kecamatan Tanjung Palas Utara),
  • Liagu (Kecamatan Sekatak) dan
  • Bunyu Timur (Kecamatan Bunyu).

Baca: Wabup Tinjau Pilkades di Delapan TPS, Warga Diminta Hormati Prosedur dan Berjiwa Besar

Untuk peserta di masing-masing desa dibatasi minimal 2 orang dan maksimal 5 orang.

Dan hingga saat ini, syarat minimal tersebut sudah terpenuhi. Bahkan dua desa yakni Gunung Sari dan Bunyu Timur, jumlah calon sudah mencapai 7 orang.

"Batas maksimalnya itu 5 calon. Jadi masih akan kita lakukan lakukan seleksi hingga hanya menjadi 5 calon," ujarnya.

Sejauh ini kata dia, para calon yang berminat ikut Pilkada ini didominasi masyarakat umum. Sementara untuk calon dari TNI dan Polri, belum ada yang secara resmi menyatakan diri ikut bertarung.

Khusus untuk TNI, Polri dan PNS yang ingin ikut Pilkades, kata dia, tak perlu mengundurkan diri. Yang bersangkutan cukup mengantongi izin resmi dari atasan atau kesatuan.

"Kemarin memang sempat terdengar ada anggota TNI mau ikut. Tapi sampai saat ini belum ada perkembangannya," ujarnya lagi. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved