Ini Strategi Pemprov agar Investor Kian Merapat dan Tak Hengkang

Produksi satu ton alumina diperkirakan akan menghabiskan daya listrik 12.700 KwH. “Nanti listriknya kami beli,” sebutnya.

Ini Strategi Pemprov agar Investor Kian Merapat dan Tak Hengkang
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Salah satu mesin upgrading batubara milik perusahaan tambang di Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara merupakan salah satu provinsi yang banyak dilirik investor, dengan rata-rata nilai investasi yang cukup tinggi.

Untuk merealisasikan rencana investasi tersebut, pemprov mengklaim telah berupaya agar investor tak hengkang ke daerah lain.

Salah satu investor yang akan menanamkan modalnya ialah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Perusahaan plat merah ini rencananya mendirikan pabrik pemurnian (smelter) alumina di Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.

PT Inalum saat ini masih terus melakukan penjajakan, baik perihal ketersediaan lahan, program pemprov dalam kegiatan investasi, termasuk status pelayanan perizinan.

(Baca juga: Anggota DPR RI Ini Sebut Penanganan Jalan Poros Berau-Bulungan Belum Maksimal )

"Kami beritahu, bahwa pemprov sangat konsen mendukung investasi. Apalagi BUMN. Kami selalu siap memberikan kemudahan data dan informasi yang dibutuhkan," tutur Hasan Basri, Kepala Bagian Ekonomi Setprov Kalimantan Utara saat disua, Senin (9/1/2017) siang tadi.

Kepastian yang diberikan Pemprov Kalimantan Utara membuat PT Inalum kata Hasan saat ini akan bakal mulai mendirikan kantor cabang yang dekat dengan pusat pemerintahan di Tanjung Selor.

"Itu artinya mereka serius. Yang jelas, apapun kami sudah sampaikan baik itu mengenai rencana akan adanya kawasan industri, pembangkit listrik tenaga air, dan potensi energi lainnya. Semua data kami sampaikan. Jadi mereka tidak ada alasan untuk hengkang," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved