Anggaran Defisit, Sekolah Negeri Ini tak Merumahkan Guru Honorernya

Dia sempat mendengar kabar dari Dinas Pendidikan ada baiknya mengurangi tenaga honorer di tengah krisis keuangan daerah yang sedang menipis.

Penulis: Budi Susilo | Editor: Amalia Husnul Arofiati
tribunkaltim.co/budi susilo
Para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kota Balikpapan sedang melawati masa istirahat di sekolahnya, Selasa (10/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Sempat muncul ke permukaan imbauan untuk mengurangi tenaga honorer pengajar di sekolah-sekolah yang ada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Namun tidak ada yang melaksanakannya.

Satu di antaranya ialah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Balikpapan.

Sekolah yang berada di Jalan Strat Tiga, Kelurahan Gunung Samarinda Baru ini masih memakai tenaga pengajar kontrak.

Saat Tribunkaltim.co bertemu dengan Sunaryo, Wakil Kepala Sekolah yang membidangi Tenaga Kerja, SMK Negeri 2 Balikpapan menuturkan, pihaknya tidak melakukan pengurangan guru honorer.

Dia sempat mendengar kabar dari Dinas Pendidikan ada baiknya mengurangi tenaga honorer di tengah krisis keuangan daerah yang sedang menipis.

Baca: Mulai Januari 2017, Tenaga Honorer DPRD Kaltim Digaji Hanya 50 Persen

"Kalau menambah atau menerima lagi guru honorer memang tidak. Tapi kami hanya bisa mempertahankannya saja. Tidak mengeluarkan," ujarnya Selasa (10/1/2017).

Menurut dia, keberadaan guru honorer masih diperlukan. Fungsi guru honorer sebagai tambahan ekfektivitas mengajar supaya meraih capaian maksimal.

Langkah untuk tidak memberhentikan tenaga honorer yang ada merupakan bentuk tanggungjawab sekolah dalam upaya peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar.

"Kita antara guru pegawai negeri sama yang honor sama-sama berperan mencerdaskan kehidupan anak bangsa," ungkap Sunaryo.

Sampai saat ini, sejak tahun 2015, guru honorer yang aktif di SMK Negeri 2 Kota Balikpapan sebanyak 10 orang.

Angka ini, kata Sunaryo, tidak akan bertambah, sebab penggajiannya masih dalam kesulitan di tengah situasi defisit keuangan daerah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved