Selasa, 9 Juni 2026

Indonesia Super League

Dipastikan, Persiba akan Bermarkas di Stadion Gajayana Malang

Tidak hanya itu, tim berjuluk Beruang Madu ini, kemungkinan besar akan mengarungi setengah musim ISL 2017 di Malang.

Tayang:
Surya
Stadion Gajayana Malang 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKAPAN - Demi mematangkan tim dan menyeleksi pemain untuk mengarungi pertandingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Indonesia Super League (ISL) 2017, dipastikan 15 Januari 2017, Persiba akan melakukan seleksi secara berjalan di Stadion Gajayana, Malang.

Tidak hanya itu, tim berjuluk Beruang Madu ini, kemungkinan besar akan mengarungi setengah musim ISL 2017
di Malang.

Pasalnya tahun ini Stadion Parikesit Persiba akan digunakan PT Pertamina (Persero) UP V Balikpapan untuk pembangunan workshop demi pembangunan kilang minyak bahan bakar.

Namun, dua tim asal Malang, Persema Malang dan Arema Indonesia akan bermain di Liga Nusantara Indonesia.

"Yang jadi permasalahan di rapat tadi, yaitu masalah stadion. Tapi, sekjen tadi menjamin bahwa di sana itu menjamin tidak ada masalah. Jadi (stadion Gajayana) tidak lolos untuk di pakai di Liga Nusantara, jadi tidak masalah karena home turnamen. Jadi, kemungkinan besar (bermarkas) di Stadion Gajayana," ujar Ketua Umum Persiba, Syahril HM Taher, Rabu (11/1/2017).

Syahril menambahkan, manajemen Persiba sudah menjalin komunikasi dengan baik dengan pihak pengelola stadion, yakni Disporabudpar Kota Malang, tinggal dibicarakan lagi mengenai sewa stadion dan lain sebagainya.

"Dan di sana sudah ada mes, dan semua sudah lengkap semuanya di sana. Seleksi pemain tangal 15 (Januari 2017) di sana," jelasnya.

Baca: Bermarkas di Malang, Segini Dana yang Dibutuhkan Persiba untuk Berlaga di ISL

Yang menjadi nilai plus bermarkas di sana, karena, secara geografis, tim-tim ISL banyak yang berasal dari Jawa Timur, seperti Arema, Persema Lamongan, Gresik United, Bhayangkara FC, dan Madura United. Bahkan, nantinya manajemen akan memanfaatkan mahasiswa Kaltim yang berkuliah di sana untuk dijadikan panitia pelaksana.

"Jadi, pertama, keuntungannya satu, karena, sangat dekat dengan tim-tim ISL lain. Dan panitia pelaksana kami, juga kemungkinan anak-anak kami (anak Balikpapan) juga yang sekolah di sana dan kuliah di sana, kita akan tambah rezekinya di sana. Sangat banyak anak-anak Kaltim di sana," ceritanya.

Sejauh ini, Persiba masih belum bisa memutuskan sampai kapan akan bermarkas di Malang. Yang jelas, apabila Stadion Batakan yang terletak di Kecamatan Balikpapan Timur telah selesai secara keseluruhan, tim akan kembali ke Balikpapan dan siap untuk menempati stadion tersebut.

"Tadi saya sudah bilang, apabila stadion di sini sudah bagus, tapi kalau saya anggap stadionnya masih belum bisa, saya tidak akan pindah. Daripada nanti jadi rusak. Kasihan saya dengan stadion yang begitu mahal. Karena, stadion itu harus taraf internasional. Cuman keinginan kami, paling tinggi di sana (Gajayana) hanya 6 bulan sana dan di sini (Balikpapan) 6 bulan. Karena itu juga penghasilan kami tergantung dari (penjualan) tiket," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved