Asyik, Meski Ada PP 71/2106, Plt Direktur PDAM Sebut tak Akan Usulkan Kenaikan Tarif

Dalam PP 71/2016, lanjut Zamzami, besaran tarif air bersih ditentukan daerah masing-masing, tapi tetap mengikuti mekanisme yang diatur PP 71/2016.

tribunkaltim.co/sarrassani
Ilustrasi. Satu dari seribu pelanggan air bersih PDAM Tirta Kandilo Kabupaten Paser yang mendapatkan sambungan baru dalam program MBR tahun 2016, Selasa (10/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Kandilo Kabupaten Paser Zamzami mengatakan tarif air bersih yang ada sudah naik.

Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) 71/2016 tentunya akan semakin membebani masyarakat.

"Tarif air kita sudah naik sebelum PP 71/2016 terbit. Sebenarnya terbitnya PP 71/2016 agar PDAM sehat. Dengan tarif yang ada sekarang, PDAM Paser masuk kategori sehat," kata Zamzami, Senin (15/1/2017).

Dalam PP 71/2016, lanjut Zamzami, besaran tarif air bersih ditentukan daerah masing-masing, tapi tetap mengikuti mekanisme yang diatur PP 71/2016.

Baca: Asyik, Tahun Ini, PDAM Targetkan Lagi 1.000 Sambungan Baru untuk MBR

"Usulan kenaikan tarifnya disampaikan ke Pemkab dulu, kalau disetujui baru diusulan ke DPRD. Iya, prosesnya lebih panjang dibandingkan aturan lama," ucapnya.

Setelah berkoordinasi dengan Badan Pengawas PDAM, tambah Zamzami, PDAM tidak mengusulkan tarif baru, menindaklanjuti PP 71/2016.

"Kita sudah berkoordinasi dan melakukan konsultasi, dengan tarif yang ada sekarang kondisi PDAM sehat, jadi tidak ada alasan untuk kita mengusulkan kenaikan tarif," tambahnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved