Belajar dari Kasus Bupati Katingan, Berikut Pesan Ketua Bhayangkari Samarinda

Selain pertemuan rutin, kami juga akan gelar pelatihan untuk ibu anggota Bhayangkari.

Belajar dari Kasus Bupati Katingan, Berikut Pesan Ketua Bhayangkari Samarinda
tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Ketua Bhayangkari Samarinda, Susi Eriadi bersilaturahmi serta tatap muka dengan anggota Bhayangkari di Polsekta Palarang, Senin (16/1/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus perselingkuhan yang terjadi antara Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, dengan salah ibu Bhayangkari (istri anggota polri), pada beberapa waktu lalu, ternyata menjadi perhatian bagi jajaran pengurus Bhayangkari Samarinda.

Bahkan, ketua Bhyangkari Samarinda, Susi Eriadi berpesan kepada anggota Bhayangkari, agar kejadian tersebut tidak terjadi di Samarinda.

"Saya minta kepada ibu Bhayangkari untuk senantiasa hidup sedarhana, jangan banyak tuntutan kepada suami, syukuri saja apa yang ada," pesannya kepada pengurus Bhayangkari ranting Palaran, sekitar pukul 16.30 wita tadi, Senin (16/1/2017).

Baca: Ini Keseruan Ibu Bhayangkari Ikut Menyulam sambil Melantai

Selain itu, dalam kunjungannya ke Polsekta Palaran bersama Kapolres dan jajaran, dirinya menjelaskan kepada pengurus Bhayangkari, ditahun 2017 ini, dirinya telah mempersiapkan program pelatihan kepada anggota yang ada, yakni pelatihan sulam tumpar, yang dimaksud dapat menambah skil keahlian, guna memperbesar peluang usaha.

"Selain pertemuan rutin, kami juga akan gelar pelatihan untuk ibu anggota Bhayangkari. Tujuannya agar bisa menambah penghasilan, dan membuka peluang usaha baru," ungkapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved