Bertemu Perwakilan BI, Masyarakat Sampaikan Keluhan Uang Kembalian Diganti Permen

Jika dianggap alat tukar yang sah, maka pembeli juga berhak berbelanja dengan permen tersebut. Namun hal tersebut menurutnya tidak mungkin terjadi.

Bertemu Perwakilan BI, Masyarakat Sampaikan Keluhan Uang Kembalian Diganti Permen
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Sebuah struk pembelian dengan tiga buah permen sebagai pengganti pecahan Rp.500 dari sebuah toko kelontong di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Keluhan seputar uang kembalian diganti permen kembali disuarakan warga dalam acara Sosialisasi Bank Indonesia (BI) perwakilan Kaltim di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kamis (26/1/2017) pagi.

Hal seperti ini memang kerap terjadi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor. 

Dimana ketika pembeli memiliki kembalian pecahan ratusan rupiah, pedagang akan memberikan permen sebagai ganti uang. Bukan hanya di warung-warung kecil, hal seperti ini juga kerap terjadi di pasar-pasar swalayan yang ada.

"Kalau kami berbelanja itu, uang kembalian sering diganti permen," ujar seorang warga.

Menanggapi hal ini, Eko dari perwakilan BI Kaltim mengatakan, hal seperti itu sebenarnya tak diperbolehkan. 

Jika dianggap alat tukar yang sah, maka pembeli juga berhak berbelanja dengan permen tersebut. Namun hal tersebut menurutnya tidak mungkin terjadi.

Harus diakui kata dia, kejadian seperti ini kerap terjadi di beberapa daerah di daerah di Kaltara.

Namun di beberapa daerah khususnya di pedalaman dan terpencil, hal ini masih bisa dimaklumi. Pasalnya di daerah seperti ini, sangat sulit menemukan uang pecahan kecil.

Dia meminta agar pelaku usaha, khususnya yang berada di Tanjung Selor segera memperbanyak uang logam dengan melakukan penukaran di kantor-kantor bank umum terdekat.

"Berarti kalau begitu, kita belanja juga harusnya bisa pakai permen," kata Eko. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved