Penukaran Rp 50 Tetap Dilayani dan Stok Cukup, Alasan Uang Logam Langka Tak Tepat

"Kalau kami berbelanja itu, uang kembalian sering diganti permen," ujar salah seorang warga.

Penukaran Rp 50 Tetap Dilayani dan Stok Cukup, Alasan Uang Logam Langka Tak Tepat
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Sebuah struk pembelian dengan tiga buah permen sebagai pengganti pecahan Rp.500 dari sebuah toko kelontong di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Keluhan seputar uang kembalian diganti permen kembali disuarakan warga ketika bertemu pihak kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kamis (26/1) pagi.

Kejadian seperti ini, memang kerap terjadi di Kabupaten Bulungan khususnya di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor.

Dimana ketika pembeli masih memiliki kembalian pecahan ratusan rupiah, pedagang akan memberikan permen sebagai ganti uang.

Bukan hanya di warung-warung kecil, hal seperti ini juga terjadi di pasar-pasar swalayan.

"Kalau kami berbelanja itu, uang kembalian sering diganti permen," ujar salah seorang warga.

Sebenarnya kata dia, para pelaku usaha tidak bisa beralasan uang logam atau uang receh habis.

Pasalnya kata dia, BI atau bank-bank umum lainnya tidak akan pernah menolak penukaran uang, apalagi untuk keperluan usaha.

"Uang pecahan dari Rp 100 sampai Rp 50 pun itu semua tersedia. Kita menyediakan dalam jumlah yang cukup," katanya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved