Berita Video

VIDEO – Panen Meningkat Dua Kali Lipat Karena Gunakan Kotoran Sapi

ahan pertanian ini sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Untuk pupuk, seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami khususnya kotoran sapi.

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Lahan padi organik seluas 10 hektare, yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kaltara, akhirnya mulai dipanen, Kamis (26/1/2017) pagi.

Lahan padi organik ini merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Bulungan, Kodim 0903/TSR dan Bank Indonesia.

Koptu Adi Suryadi, personil TNI yang terlibat dalam penanaman padi tersebut menjelaskan, sejak awal penanaman hingga panen, lahan pertanian ini sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Untuk pupuk, seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami khususnya kotoran sapi.

Hasilnya, kata dia, cukup memuaskan. Jika penanaman padi di lahan biasa dan menggunakan bahan kimia hanya menghasilkan sekitar 5 ton per hektar, maka dengan sistem organik ini bisa menghasilkan hingga 8 ton per hektare.

Baca: VIDEO - Perahu Ketinting Masih Jadi Pilihan Utama Untuk Seberangi Sungai Kayan

Untuk lama tanam padi sendiri hampir sama dengan sistem pertanian biasa yakni sekitar 3 bulan." Sekarang itu sudah bisa sampai 8 ton per hektarenya," ujarnya.

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved