Kekurangan Transfer dari Pusat Rp 8 Miliar, Jalan Sepanjang 5,6 Km Tidak Semua Diaspal

“Jadi masih ada kekurangan sekitar Rp 8 miliar yang tidak ditransfer dari pusat,” kata Bachtiar, Selasa (31/1/2017).

Kekurangan Transfer dari Pusat Rp 8 Miliar, Jalan Sepanjang 5,6 Km Tidak Semua Diaspal
KOMPAS.com
Ilustrasi - Uang rupiah 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Proyek peningkatan Jalan Sungai Tuak – Sililiran yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga Pengairan dan Tata Ruang (DBMPTR) melalui dana pendampingan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2016, terealisasi sebesar 67,71 persen secara fisik maupun keuangan.

Paket pekerjaan itu menurut mantan Kepala DBMPTR H Bachtiar Effendi, masih menjadi tanggung jawab kontraktor, sehingga kerusakan yang ada akan diperbaiki oleh kontraktor.

DBMPTR sekarang berganti nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser.

Nilai paket tersebut sebesar Rp 21.848.560.000.

Hingga Desember 2016, terealisasi Rp 14.792.348.825.

“Jadi masih ada kekurangan sekitar Rp 8 miliar yang tidak ditransfer dari pusat,” kata Bachtiar, Selasa (31/1/2017).

Sehari sebelumnya, Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Setda Paser M Tauhid mendapatkan informasi yang sama. Bachtiar juga mengatakan peningkatan jalan sepanjang 5,6 Km tidak semuanya diaspal.

“Pekerjaan yang utuh hanya penyiapan badan jalan, kemudian dilapisi pondasi agregat kelas A dan B masing-masing 5,45 Km. Sedangkan pengaspalan hanya 2,1 Km.

“Pengaspalan dilakukan di tiga lokasi, yakni dekat jembatan Sungai Tuak sepanjang 800 meter, di tengah-tengah panjang jalan 300 meter, di ujung jalan 1 Km,” ucapnya menambahkan. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved