Selasa, 7 April 2026

Deretan Ruko tak Kunjung Diisi, Pedagang Menjerit Omzet Turun Drastis

Zulkfili, pedagang parfum menyebut bahwa minimnya jumlah pedagang yang berjualan sangat berdampak pada kunjungan pembeli.

Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Sebagian ruko di dalam kompleks Pasar Induk, Kabupaten Bulungan di Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Rabu (1/2/2017) sudah ditempati pedagang. Namun sayangnya, masih sepi pengunjung. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Deretan puluhan ruko yang berada di salah satu sudut Pasar Induk Bulungan, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, sebenarnya sudah bisa ditempati.

Pengundian siapa-siapa saja yang berhak menempati, sudah dilakukan oleh instansi terkait akhir tahun 2016 lalu.

Namun berdasarkan pantauan Tribunkaltim.co di lokasi, Rabu (1/2/2017), hanya ada 4 ruko yang sudah ditempati pedagang. Diantaranya berjualan parfum, sembako, emas.

Padahal, puluhan ruko yang akan buka 24 jam ini, rencananya akan menjadi salah satu pusat keramaian yang akan menghidupkan Kota Tanjung Selor dimalam hari.

Zulkfili, pedagang parfum menyebut bahwa minimnya jumlah pedagang yang berjualan sangat berdampak pada kunjungan pembeli.

Dia memaparkan, belum adanya fasilitas khususnya listrik dan air bersih menjadi salah satu alasan pedagang tak kunjung menempati ruko.

Untuk listrik kata dia, pedagang yang sudah lebih dulu berjualan terpaksa mengambil dari sumber lain, yang jaraknya cukup jauh.

"Saya saja pakai kabel sampai dua rol. satu rol itu 100 meter, jadi disambung sekitar 200 meter," ujarnya.

Kondisi sepinya pembeli ini, kata dia, sangat berdampak pada penurun omzet.

Jika biasanya dalam sehari di tempat berjualan yang lama dirinya bisa mendapat omzet hingga Rp 5 juta, belakangan menurun hingga ratusan ribu saja.

Bahkan tak jarang dalam sehari, sama sekali tak ada pembeli yang datang.

Namun mau tak mau kata dia, kondisi ini harus tetap dijalani. Pasalnya sebelum pindah ke ruko, tempat berjualan terdahulu sudah dibongkar.

Dia berharap, fasilitas-fasilitas yang belum serta akses jalan, segera mendapat perhatian dari instansi terkait.

"Semoga cepat dipasanglah listrik dan airnya. Kalau sudah ada, pedagang juga pasti mau berjualan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved