Buat Laporan Ngarang masih jadi Penyakit OPD di Pemerintahan
Kondisi seperti ini kata Sudjati, membuat bagian Tata Pemerintahan (Tapem) harus mondar-mondir untuk melakukan penyesuaian laporan dengan kenyataan se
Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Saat ini, masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengisi formulir isian untuk keperluan Pelaporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, yang tidak sesuai kondisi sebenarnya.
"Pengalaman kami selama ini, SKPD (kini OPD) membuat laporan seadanya saja, seingatnya. Bukan berdasar data," ujar Bupati Bulungan Sudjati saat Bimtek (Bimtek) Pelaporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bulungan tahun 2016 di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Selasa (7/2/2017).
Kondisi seperti ini kata Sudjati, membuat bagian Tata Pemerintahan (Tapem) harus mondar-mondir untuk melakukan penyesuaian laporan dengan kenyataan sebenarnya di lapangan.
Hal-hal seperti inilah yang menurut Sudjati menjadi salah satu penyebab merosotnya peringkat Pelaporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bulungan.
Dimana sewaktu masih bergabung dengan Kaltim, Kabupaten Bulungan bisa menduduki peringkat 4 dari 10 Kabupaten/Kota.
Tapi semenjak Kaltara berdiri, Kabupaten Bulungan hanya bisa menduduki peringkat 4 dari 5 Kabupaten /Kota yang ada. Pelaporan Kabupaten Bulungan hanya lebih baik dari Kabupaten Tana Tidung.
"Datanya kurang akurat," sebut Bupati.
Untuk pelaporan tahun 2017 ini, Sudjati tidak mau pasang target muluk-muluk. Dia hanya meminta agar OPD yang ada memberikan laporan yang tidak mengada-ada dan sesuai data-data yang ada.
"Kalau bisa yang paling baguslah untuk tahun ini," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rapat-bimtek_20170207_140949.jpg)