Liga Indonesia
Jadi Sasaran 'Tembak' Dulu Suka Menyogok Wasit, Ini Jawabannya Iwan Budianto
Iwan juga menambahkan disaat masa kampanye Edy sebelum terpilih menjadi Ketum PSSI, dirinya kerap sekali menjadi sasaran oleh atasannya itu.
Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Beberapa hari yang lalu Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menunjuk-nunjuk Iwan Budianto yang dianggap sebagai sosok di belakang sogok-menyogok wasit di kompetisi Indonesia.
Perkataan Edy itu dilakukan saat PSSI menggelar sumpah serapah dengan 40 wasit yang ditugaskan di Piala Presiden 2017 di Kantor Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).
Edy pun mengatakan itu kepada Iwan dengan nada bercanda di depan wartawan.
Iwan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI pun mengakui bahwa dahulu sempat melakukan aksi sogok menyogok.
Pria berusia 43 tahun itu langsung berjanji tidak akan lagi melakukan aksi sogok-menyogok.
Ucapan dari Edy itu menjadi viral karena dilakukan di depan wartawan yang meliput.
Iwan pun menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa ucapan dari Edy bercanda.
"Apalagi saat itu momentumnya serius lagi kasih pidato dalam sumpah kepada wasit," kata Iwan saat dihubungi wartawan, Rabu (8/2/2017).
"Jadi beliau kasih sedikit joke-joke segar agar suasananya cair," sambung Iwan.
Iwan juga menambahkan disaat masa kampanye Edy sebelum terpilih menjadi Ketum PSSI, dirinya kerap sekali menjadi sasaran oleh atasannya itu.
Hal itu dilakukan Edy ketika kampanye tentang perkembangan sepak bola dari Aceh hingga Papua.
Iwan menanggapi hal itu dengan bercanda.
Sebab, kata Iwan, Edy memang ingin serius membangun PSSI yang lebih baik.
"Bagi saya itu tidak menjadi masalah karena hal tersebut sebagai bercandaan," ucap Iwan.
"Dan kami yang dekat dengan beliau juga sudah pada tahu," tutup Iwan. (*)
