Ribuan Pohon Cabai Baru Disebar, Harga di Pasaran Naik Tajam

Akibat jumlah pembeli menurun drastis, dalam sehari hanya bisa terjual 5 kilogram cabai rawit dari biasanya 10 kilogram.

Ribuan Pohon Cabai Baru Disebar, Harga di Pasaran Naik Tajam
TRIBUN KALTIM / RUDY FIRMANTO
Malukin saat menunjukkan cabai dagangannya yang dalam dua hari terakhir mengalami kenaikan cukup tinggi hingga Rp 140 ribu per kilogram, Minggu (12/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Rudy Firmanto

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Niat Pemerintah Kota Balikpapan untuk menekan harga cabai dengan menyebar ribuan pohon saat HUT kota 10 Februari cukup beralasan.

Dua hari pascakegiatan, harga cabai di pasar langsung melambung tinggi tak terkendali.

Pantauan Tribunkaltim.co di Pasar Klandasan, Minggu (12/2/2017) harga cabai telah tembus Rp 140 ribu per kilogram.

"Sejak 2 hari terakhir naiknya, tidak tahu juga apa penyebabnya," Kata Malukin pedagang cabai di Pasar Klandasan kepada Tribunkaltim.co.

Akibat jumlah pembeli menurun drastis, dalam sehari hanya bisa terjual 5 kilogram cabai rawit dari biasanya 10 kilogram.

(Baca juga: Berikut Bentuk Pengasuhan Anak Menurut Pakar Parenting Neuroscience )

Harga cabai memang salah satu komoditas yang tingkat fluktuasinya cukup tinggi.

Mulai tahun 2017 saja harga sudah berkisar diatas Rp 90 ribu per kilogram dan sempat tertahan beberapa minggu di harga Rp 120 ribu per kilogram.

Sampai akhirnya di bulan Februari naik hingga Rp 140 ribu.

Di sisi lain, pemerintah tepat saat merayakan hari ulang tahun ke 120 Kota Balikpapan mengangkat tema cabai.

Pemerintah berharap masyarakat tidak lagi bergantung dengan pasar untuk kebutuhan setiap harinya.

Tak tanggung-tanggung dalam satu hari langsung menggelontorkan 5.120 pohon cabai ke masyarakat yang langsung dicatat musium rekor indonesia (MURI) sebagai pembagian pohon terbesar se-indonesia.

Program ini sebenarnya satu rangkaian dengan konsep besar yang dilakukan oleh Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan kota Balikpapan yang tahun 2017 akan menyebarkan sebanyak 1 juta pohon.

Penyebaran akan dilakukan lebih intensif di 2 bulan sebelum Idul Fitri dan puasa karena biasanya terjadi lonjakan harga pada momen tersebut. (*)

Penulis: Rudy Firmanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved