Keluarga Kerajaan

Obsesi Donald Trump Taklukan Hati Putri Diana yang saat Itu Masih Bersuamikan Pangeran Charles

Ternyata, Trump pernah sempat sangat terobsesi memiliki Putri Diana sebagai kekasih.

Obsesi Donald Trump Taklukan Hati Putri Diana yang saat Itu Masih Bersuamikan Pangeran Charles
METRO.CO.UK
Tanggal 31 Agustus lalu merupakan hari yang bertepatan dengan tahun ke-18 Putri Diana meninggal dunia. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Mendiang Putri Diana yang cantik dan elegan memang memiliki pesona yang membuat banyak hati pria melunak untuk jatuh cinta kepadanya, tak terkecuali Presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump.

Ternyata, Trump pernah sempat sangat terobsesi memiliki Putri Diana sebagai kekasih.

Keinginan tidak rasional Donald Trump terbentuk jauh sebelum sang putri bercerai dari Pangeran Charles pada pertengahan ’90-an silam.

Trump dan Putri Diana memiliki lingkungan sosial seputaran orang-orang kaya dan berkuasa yang sama pada periode ’90-an.

Keduanya bertemu saat Trump masih menikah dengan istri kedua, Maria Maples, pada tahun 1995 saat makan malam pengumpulan dana di Manhattan untuk menghormati Diana yang baru saja mendapatkan Cerebral Palsy Humanitarian of The Year Award.

Baca: Terpesona, Ivanka Trump Ketahuan Curi Pandang ke PM Kanada yang Ganteng

Kala itu, Diana duduk di sebelah mantan Secretary of State, Henry Kissinger.

Kabarnya, usai makan malam, Trump mendekati Diana dan menawarkannya keanggotaan gratis di klub golf milik Trump yang berlokasi di Florida.

Tak disangka, Diana menolak tawaran Trump tersebut.

Pasalnya, Diana saat itu tengah menjalin hubungan dengan seorang konglomerat Amerika bernama Teddy Forstmann.

Baca: Siapakah Sosok Wanita Berhijab Bendera Amerika yang Dijadikan Simbol Anti-Trump?

Trump yang tidak menerima penolakan tetap melakukan sejumlah jurus pendekatan untuk mendapatkan Diana.

Selina Scott, seorang jurnalis dan presenter untuk tayangan dokumenter soal Trump untuk stasiun televisi, ITV, tahun 1995 silam, mengatakan, usai perceraian Diana dan Pangeran Charles resmi tahun 1996 silam, Trump mengirimkan sejumlah besar buket bunga untuk Diana ke Kensington Palace.

Scott yang juga berteman dengan Diana mengatakan bahwa sang putri sempat menyebutkan, dirinya takut dengan Trump.

“Trump mengirimkan mawar dan bunga lili yang akhirnya menggunung di apartemen Diana. Mengerikan. Dia (Diana) pun mulai khawatir jika Trump mengikutinya,” pungkas Scott. (Rakhma)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved