Seleb
Tanggapi Perseteruan Dewi Persik dengan Nassar, Inul Daratista Posting Ini
Bahkan saking emosinya Dewi sempat melontarkan kata-kata kasar ketika acara yang disiarkan langsung tersebut langsung dipotong jeda iklan.
TRIBUNKALTIM.CO -- Baru-baru ini Dewi Perssik terlibat perseteruan dengan rekan sesama pedangdut yakni Nassar.
Perseteruan adu mulut ini terjadi ketika Depe menjadi juri dalam ajang pencarian bakat Dangdut Academy 4 yang disiarkan langsung sebuah stasiun televisi, Selasa malam (14/2/2017).
Dalam perseteruan tersebut Depe sebagai juri yang saat itu tengah memberikan komentar pada peserta DA4 yaitu Arina asal Maumere dipotong oleh Nassar.
Nassar sebagai pembawa acara tersebut langsung memotong pembicaraan Dewi dan menyebutkan jika suara Ariana tidak tinggi seperti yang disampaikannya.
Keduanya pun langsung tampak emosi dan terlibat adu mulut.
Bahkan saking emosinya Dewi sempat melontarkan kata-kata kasar ketika acara siaran langsung tersebut, kontan saja pihak stasiun televisi memotongnya dengan jeda iklan.
Dewi sempat menyebutkan, "Lu mah Nassar kayak perempuan ya," ujar Dewi.
Baca: Heboh, Dewi Perssik Adu Mulut dengan Nassar di Siaran Langsung, Ini Permintaan Maafnya
Nassar pun menanggapi pernyataan Dewi dan langsung menyahut, "Emang kenapa kalau gue kayak perempuan?," kata Nassar.
Tak hanya itu Dewi juga menyebut Nassar dengan kata berkonotasi kasar, "Dasar Bencong lo, Anj*ng Lo."
Menanggapi perseteruan tersebut pedangdut senior yakni Inul Daratista memberikan tanggapannya melalui akun Instagramnya.
Dalam caption tersebut Inul menyebutkan agar para insan dangdut muda di Tanah air bisa belajar dari pedangdut terbaik sebelumya.
Ia juga berpesan agar jangan terpengaruh dengan hal yang tidak baik dan menyarankan untuk belajar menjadi berkelas agar musik dangdut tidak direndahkan.
Sebelum mengakhiri tanggapannya tersebut Inul mengajak untuk berdamai karena musik dangdut tak pernah salah, tetapi pelaku seninya.
"Liku2 dlm perjalanan karier dangdut mmg sangat mahal berbeda jauh dan bertolak belakang dgn yg terjadi setiap harinya. Dunia dangdut sangat luas dikenal dr masyarakat majemuk'pasif hingga kelas bawah yg dominan sbg penikmat yg sangat meng'agungkan music dangdut, wajar bila byk yg menilai kelas rendahan' tetapi tdk lah semua bgtu.
Terbukti hasil buah jerih payah dr dangdut itu sdri telah menghsilkan bibit generasi baru yg suaranya bagus' menaikkan taraf hidup ekonomi bahkan bisa mendongkrak rating tv' semua sangat luar biasa fenomena dangdut dilecehkan .. direndahkan... di kucilkan.. dicemo'oh... dimurahkan... tdk dikelaskan... sedih !! Cukup mengharukan tapi kita jgn melihat sisi buruk dngdutnya itu sdri'lihat juga sisi baiknya kita bisa lihat citra dangdut yg dibangun cukup menakjubkan membanggakan oleh yg terhormat bpk haji rhoma irama dgn lagunya yg melegenda'byk org ingin seperti beliau.
Meski aku pernah juga terjd hal cukup menyedihkan tp saya bangga dan hormat hingga kini krn tanpa beliau dangdut tak akan jd apa2 sama dgn UMMI Elvi sukaesih bunda Rita sugiarto juga senior2 saya yg lainnya hidup saya dr dangdut sampe detik ini aku bs jd lebih baik kehidupanku jg dr dangdut'semua.berjuang demi kejayaan dangdut dimasa mendatang termasuk saya dgn usaha saya semaksimal mgkn utk menjaga dangdut semampu saya.
Semoga para insan dangdut muda d tanah air bisa belajar dr yg terbaik sebelumnya ' jgn terpengaruh dgn hal hal yg tdk baik'dan belajarlah utk menjd berkelas agar dangdut tdk direndahkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/inul-daratista_20151027_130238.jpg)