Sidak di Rutan, Telepon Seluler Diselundupkan Dalam Nasi Bungkus
"Sekarang macam-macam cara masuknya, dan kita harus makin cerdas. Untuk telepon seluler dimasukan melalui nasi bungkus yang dibawa oleh pembesuk."
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jajaran Rutan Klas IIB Balikpapan bekerja sama dengan Ditreskoba Polda Kaltim menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rutan Klas IIB Balikpapan beralamat di Jl Jend Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (20/2/2017).
Dalam sidak kali ini berhasil diamankan 45 buah telepon seluler, puluhan charger, 3 buah kipas angin serta kabel listrik yang digunakan untuk mengalirkan daya di dalam tahanan.
Prosesi sidak sendiri dimulai sejak pukul 07.00.
Sebanyak 60 petugas gabungan dari Ditreskoba Polda Balikpapan dan Rutan Klas IIB Balikpapan dikerahkan untuk menyisir 47 ruang tahanan dan 887 warga binaan. Satu persatu tahanan digeledah.
Menurut Ismail selaku Kepala Rutan kelas IIB Balikpapan, sidak kali ini memang difokuskan untuk mengurangi berbagai barang ilegal yang masuk ke tahanan.
Baca: Begini Cara Basit Meloloskan Diri dari Sel Isolasi Rutan, Dapat Bantuan Perempuan Misterius
Modusnya pun beragam.
"Sekarang macam-macam cara masuknya, dan kita harus makin cerdas. Untuk telepon seluler dimasukan melalui nasi bungkus yang dibawa oleh pembesuk," ungkapnya.
Jajaranya masih mendalami untuk apa penggunaan telepon seluler tersebut di dalam sel tahanan. "Sejauh ini belum ada indikasi mengarah ke transaksi narkoba, masih untuk komunikasi ke kolega tahanan," jelasnya.
Fihaknya akan terus memantau serta mengantisipasi jaringan bisnis narkoba di dalam rutan.
Untuk itu, selama 2 minggu terakhir, pihaknya rutin melakukan sidak. "Ini proses menuju zero tolerance. Tidak ada toleransi bagi narkoba, miras, senjata tajam, narkoba dan barang lainnya di dalam rutan," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hasil-sidak-rutan-klas-iib-balikpapan_20170220_141140.jpg)