Kehilangan Satu Ginjal, Kemenlu Duga Sri Rabitah Korban Sindikat Penjualan Organ Tubuh

Ini clear indikasinya ke arah perdagangan manusia. Kita menyebutnya human trafficking for organ removal

Kehilangan Satu Ginjal, Kemenlu Duga Sri Rabitah Korban Sindikat Penjualan Organ Tubuh
KOMPAS.com/Karnia Septia
Sri Rabitah (25) saat menggendong anaknya yang masih berusia empat bulan. 

TRIBUNKALTIM.CO, LOMBOK UTARA - Direktur Perlindungan WNI pada Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, Sri Rabitah (25), mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang kehilangan ginjal di Qatar merupakan korban perdagangan manusia.

"Ini clear indikasinya ke arah perdagangan manusia. Kita menyebutnya human trafficking for organ removal," kata Iqbal saat ditemui di Lombok Utara, Senin (27/2/2017).

Iqbal mengatakan, ada indikasi bahwa ini adalah organ removal, yaitu pengambilan organ untuk keperluan komersial oleh pihak tertentu.

Baca: Ayah Asal Kalbar Ini Rela Jual Ginjal, Untuk Biaya Pengobatan Anaknya yang Terkena Tumor

Menurut Iqbal, kejadian ini harus diusut tuntas. Sebab, jika ini tidak diusut tuntas, maka kemungkinan kejadian serupa akan terjadi di kemudian hari.

Iqbal menyebutkan pihaknya baru pertama kali menerima pengaduan seperti yang menimpa Sri Rabitah. Saat ini kasus yang menimpa Sri Rabitah tengah ditangani oleh pemerintah.

"Kita tadi sudah sepakat pemerintah akan bersama-sama menangani ini. Kami dari Kementerian Luar Negeri akan fokus untuk melakukan upaya-upaya hukum di Qatar," kata Iqbal.

Bila perlu, lanjut Iqbal, Kementerian Luar Negeri akan menugaskan pengacara di Qatar untuk memberikan bantuan hukum.

Baca: Sayangilah Ginjal Anda dengan Menghindari 10 Kebiasaan Buruk Ini

"Karena ini adalah trafficking, jadi ada proses yang dilakukan mulai dari rekruitmen hingga pemberangkatan, kemudian eksploitasi yang dilakukan di Qatar," kata Iqbal.

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved