Oleh Teroris, Panci Bukan Sekadar Alat Masak, Berikut Teror Bom Panci yang Pernah Terjadi

Namun oleh sekelompok orang, panci digunakan sebagai alat menebar teror setelah dirakit menjadi bom.

Oleh Teroris, Panci Bukan Sekadar Alat Masak, Berikut Teror Bom Panci yang Pernah Terjadi
INSTAGRAM/IMISAISYAH20
Bripda Ismi Aisyah (kiri) bersama Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan (tengah) saat meninjau lokasi ledakan bom panci di Bandung, Senin 927/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Panci lazimnya digunakan sebagai perkakas untuk memasak atau menanak nasi.

Namun oleh sekelompok orang, panci digunakan sebagai alat menebar teror setelah dirakit menjadi bom.

Bom panci baru diketahui muncul dan menggegerkan Boston, Amerika Serikat pada 2013.

Garis akhir lari maraton yang sedianya menjadi selebrasi meriah dan sambutan nan riuh, berubah menjadi teriakan histeris dan pemandangan mencekam.

Tiga orang tewas dan 260 orang luka akibat peristiwa ini.

Dari penyelidikan, diketahui dua panci presto masing-masing berukuran 1,6 galon digunakan untuk mengemas bahan peledak, paku, dan pecahan peluru mematikan lainnya.

Baca: Ledakan Bom Panci, Berikut Kronologi dari Awal hingga Akhirnya Pelaku Tewas

Satu paket bom berisi pecahan logam dan gotri, sementara paket lainnya berisi paku. Teror bom panci di AS terulang pada September 2016, tepatnya di New York dan New Jersey.

Insiden ini diketahui melukai puluhan orang. Ledakan dalam panci tersebut bisa berdampak mematikan lantaran benda-benda di dalamnya berhamburan saat meledak dan melukai orang di sekitarnya.

Tak hanya di AS, modus bom panci juga terjadi di sejumlah negara lainnya seperti India pada 2006 yang menewaskan 209 orang, di Swedia yang menewaskan pelakunya, serta di Afganistan, Pakistan, dan Nepal.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved