Jumat, 10 April 2026

Pilgub Kaltim 2018

Bacagub Kaltim Ini Ternyata Tak Suka Ikan Bumbu Pedas, Begini Alasannya

"Bapak makan sederhana saja. Hanya makan satu menu saja. Lauk ikan," ungkap perempuan kelahiran Kutoharjo, Jawa Tengah ini.

Penulis: Budi Susilo |
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Bakal Cagub Kaltim 2018, Syaharie Jaang, melakukan swafoto bersama jajaran redaksi Tribunkaltim di kantor Koran Tribunkaltim Jalan Indrakilla Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (5/3/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Sebagai seorang istri politisi, Hj. Puji Setyowati selalu mendukung penuh kegiatan suaminya, Syahrie Jaang.

Termasuk jalan pilihan Syahrie untuk maju dalam gelanggang pemilihan kepala daerah Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai calon Gubernur (Cagub) Kaltim dari partai Demokrat.

Dunia politik yang bertujuan menebarkan nilai-nilai kebaikan, secara pribadi Puji tentu menyambut secara positif. Puji akan sepenuh hati mendukungnya, mengantarkan suaminya meraih tujuan untuk perubahan Kaltim yang lebih baik.

"Pilihan bapak untuk maju memang dari dirinya sendiri. Bukan dari paksaan saya. Diserahkan semua kepada bapak sendiri. Kalau maju niat untuk perjuangan rakyat, saya sangat setuju. Pasti dukung sekali," ujarnya kepada Tribunkaltim.co di ruang tamu redaksi koran Tribunkaltim Jalan Indrakila Kota Balikpapan, Minggu (5/3/2017) malam.

Sebuah keputusan politik yang diambil Jaang tidak hanya didukungnya secara moril, namun ia turut membantu turun ke lapangan, terjun ke tengah-tengah masyarakat, untuk membantu sebarkan cita-cita politik sang suami.

Termasuk dalam kehidupan sehari-harinya dalam rangka memperlancar kegiatan suami, Puji selalu menyediakan masakan kesukaannya.

"Bapak makan sederhana saja. Hanya makan satu menu saja. Lauk ikan," ungkap perempuan kelahiran Kutoharjo, Jawa Tengah ini.

(Baca juga: Ternyata, Inilah Kebiasaan Ketua Partai Demokrat Kaltim Saat Malam Hari)

Kata dia, ikan yang paling disukai ialah ikan yang diolah dengan masakan berkuah. Suaminya tidak suka masakan yang kering seperti digoreng atau disambal.

"Bapak sukanya yang ikan sup. Semua ikan suka. Apa saja yang penting ikan," tutur Puji.

Alasan tidak menyukai makanan ikan selera pedas karena Jaang memiliki riwayat pernah sakit pada bagian usus.

Dahulu, Jaang dikenal pria yang sangat hobi makanan pedas.

"Habis kena sakit usus kebanyakan makan cabai, bapak sudah berhenti, tidak mau lagi makan yang pedas," kata perempuan berjilbab ini.

Saat menjalani karir politik, bukan menjadi penghalang untuk tetap menjaga keharmonisan bahtera rumah tangga. Masing-masing sudah memiliki perannya.

Istri dan suami sudah harus bisa memahami aktivitas yang digeluti. Ada tanggung jawab yang harus saling dihargai.

"Kita berdua sudah sama-sama tahu. Kami berdua selalu berdoa kepada Allah untuk selalu diberikan yang terbaik. Ujian yang kami alami dihadapi dengan bersama-sama," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved