Biayai Bendungan Tahap I PLTA, PT KHE Siapkan Dana Segar Sekitar Rp 6,6 Triliun

Bendungan tahap I lanjut Andrew, akan memerlukan waktu konstruksi selama 3 tahun. Bendungan ini mampu menghasilkan listrik sebanyak 900 Mega Watt.

Biayai Bendungan Tahap I PLTA, PT KHE Siapkan Dana Segar Sekitar Rp 6,6 Triliun
TRIBUN KALTIM/SYAIFUL SYAFAR
Wamen ESDM Susilo Siswoutomo melakukan peletakan batu pertama atas proyek PLTA di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan pada Januari 2014. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - PT Kayan Hidro Energy menyiapkan miliaran Dollar Amerika dana segar untuk membiayai pembangunan bendungan tahap I Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan, di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Andrew, Direktur PT KHE mengungkapkan, perusahaannya menyiapkan kurang lebih 5 miliar dollar Amerika Serikat (AS) berdasarkan perhitungan yang dilakukan. Angka itu setara dengan Rp 6,6 triliun.

"Sebelumnya lebih kecil dari itu. Tetapi kami terus memperkuat konstruksi bendungan.

Karena pengalaman tahun 2015 lalu, pernah terjadi banjir. Ini yang kami antisipasi," sebutnya saat dijumpai Tribun, Selasa (7/3/2017) pukul 12.30 wita.

Andrew, Direktur PT Kayan Hidro Energy
Andrew, Direktur PT Kayan Hidro Energy (tribunkaltim.co/muhammad arfan)

Secara keseluruhan, total dana yang disiapkan mencapai 17 miliar Dollar Amerika.

Bendungan tahap I lanjut Andrew, akan memerlukan waktu konstruksi selama 3 tahun. Bendungan ini mampu menghasilkan listrik sebanyak 900 Mega Watt.

Kegiatan konstruksi bendungan tahap I ini memerlukan lebih dari 2.000 tenaga kerja.

"Kebutuhan tenaga kerja saja cukup banyak," sebutnya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved