Jaang Bahagia Tinjau Lokasi Penurapan SKM, Ini Sebabnya
Hanya dengan berjalan kaki Sang Walikota menuju pinggiran sungai yang hanya berjarak sekitar 30 meteran dari rumah dinasnya.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebelum kegiatan penurapan bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), Walikota Samarinda Syaharie Jaang melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
Hanya dengan berjalan kaki Sang Walikota menuju pinggiran sungai yang hanya berjarak sekitar 30 meteran dari rumah dinasnya.
"Belum dikerjakan saja saya sudah senang melihatnya. Kemudian mungkim karena tak diperhatikan atau bagaimana ternyata sudah setengah badan sungai yang diuruk untuk digunakan masyarakat selama ini. Jadi nanti penurapan sungai ini akan mengambil posisi awal sungai ini sehingga sungai ini nanti lebarnya ada kurang lebih 40 meter. Kalau dilebarkan dan diperdalam berarti nanti akan menambah daya tampung SKM," ujar Jaang kepada Tribun usai meninjau lokasi, Selasa (7/3/2017).
Walaupun baru akan dikerjakan 300 meter dari target 1.200 meter, ia berharap penurapan ini dapat mengurangi genangan dan mempercepat kurangnya genangan yang ada di jalan M Noor, DI Pandjaitan, Pemuda, dan Lembuswana.
"Kemudian nanti bakal ada penataan lansekapnya seperti taman lampu dan jogging track. Pokoknya nanti akan diolah sedemikian rupa sehingga bisa menjadi destinasi baru karena di sampingnya kan ada Taman Cerdas yang tahun ini juga diperbaiki. Itu kunjungannya kalau akhir pekan sangat luar biasa," sebutnya lagi.
Dalan tinjauan tersebut Jaang didampingi juga oleh Asisten II, BWS III Kalimantan, Kepala Dinas PUTR Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Kabag Infrastruktur, Camat Samarinda Ulu, Lurah Gunung Kelua, dan juga dari pihak kontraktor. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jaang-tinjau-lokais-penurapan_20170307_130431.jpg)