Operator Nomor Darurat 112 Sering Terima Informasi Hoax, Masyarakat Diimbau Lebih Bijak
Pengalaman, ada informasi kecelakaan. Petugas sudah ke lapangan ternyata tidak ada orang.
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Rudy Firmanto
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Pengoperasian Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Kota Balikpapan belum genap satu bulan lamanya setelah dirilis 10 Februari 2017 lalu.
Selama dijalankan pihak Dinas Komunikasi dan Informasi memiliki beberapa pengalaman salah satunya menghadapi informasi hoax.
"Dengan panggilan 1.000 penelpon setiap harinya tak menutup kemungkinan diantaranya HOAX, sudah biasa kita hadapi itu.
Pengalaman, ada informasi kecelakaan. Petugas sudah ke lapangan ternyata tidak ada orang," kata Kabid informasi dan komunikasi Irfan Taufik kepada Tribunkaltim.co, Selasa (7/3/2017).
Sebenarnya pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut, tetapi pihaknya tak bisa mencegah hal ini untuk terjadi.
Baca: Hampir Satu Bulan Dirilis, Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 telah Terima 1.000 Penelpon
"Kita imbau kepada masyarakat untuk bijak memanfaatkan pelayanan, yang sebenarnya kehadiran NTPD mempermudah masyarakat kita ketika dalam kondisi darurat, tetapi hal ini sulit kita bendung jadi lebih kepada kesadaran masing masing," ungkapnya.
Walaupun memang setiap orang yang memanfaatkan layanan ini nomer telepon secara otomatis akan tercatat dalam database tetapi seringkali saat dihubungi balik tidak tersambung.
Cara memanfaatkan layanan NTPD pun sangat mudah, masyarakat hanya tinggal menekan tombol 112 pada ponsel dan ikuti petunjuk yang nanti diberikan oleh operator.
Selanjutnya tinggal menyampaikan keluhan atau melaporkan kejadian darurat bencana, kebakaran, banjir, atau kriminal kejahatan bisa akan ditindaklanjuti dengan cepat.
Untuk di Kalimantan Timur hanya Balikpapan yang tersedia dan itu sudah menjadi rujukan bagi daerah lain. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ruang-kontrol-ntpd_20170307_184900.jpg)