Ujian Nasional
Besok Komisi IV Rapat Bersama MKKS Sekolah Swasta
Menurut Zein, sekolah swasta tidak mendapatkan dana Bosda tahun ini. Alasannya, kata dia, persoalan anggaran daerah yang sedang defisit.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Nasib sekolah swasta jelang Ujian Nasional (UN) yang tidak mendapatkan dana Bantuan Operasional Daerah (Bosda) Kaltim, bakal dimediasi Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim dengan Pemprov Kaltim.
Rapat dijadwalkan Selasa (14/3/2017) besok membahas anggaran Bosda Kaltim, bersama PGRI dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
"Jadwalnya besok siang. Kita undang Musyawarah Kerja Kepala Sekolah khusus sekolah swasta. Mereka minta Dewan memfasilitasi untuk mencari jalan keluar soal Bosda untuk sekolah swasta yang tidak dapat tahun ini," ucap Zein Taufiq Nurrohman, kepada Tribun, di Samarinda, Senin (13/3/2017).
Menurut Zein, sekolah swasta tidak mendapatkan dana Bosda tahun ini. Alasannya, kata dia, persoalan anggaran daerah yang sedang defisit.
"Kalau tahun lalu, masih dapat Rp 1,5 juta/siswa. Tahun ini tidak dapat karena alasan defisit. Mereka bilang, tahun lalu APBD Kaltim Rp 8 triliun, masih dapat Bosda. Tahun ini APBD-nya juga Rp 8 triliun. Jadi pertanyaan mereka, kenapa tidak dapat?" jelasnya.
Namun demikian, Zein kembali menjelaskan, dana APBD Kaltim 2017 yang nilainya Rp 8 triliun, hingga kini belum ditransfer secara keseluruhan.
"Kalau pun sudah ada, untuk dana Bosda ditransfer tiga kali bertahap," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ujian-nasional_sd_20160516_121158.jpg)