Rabu, 8 April 2026

Ujian Nasional

Besok Komisi IV Rapat Bersama MKKS Sekolah Swasta

Menurut Zein, sekolah swasta tidak mendapatkan dana Bosda tahun ini. Alasannya, kata dia, persoalan anggaran daerah yang sedang defisit.

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Ilustrasi - Pengawas menjaga pelaksanaan Ujian Nasional di ruang kelas SDN 008 jalan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang Dalam Samarinda,Kalimantan Timur, Senin (16/5/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Nasib sekolah swasta jelang Ujian Nasional (UN) yang tidak mendapatkan dana Bantuan Operasional Daerah (Bosda) Kaltim, bakal dimediasi Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim dengan Pemprov Kaltim.

Rapat dijadwalkan Selasa (14/3/2017) besok membahas anggaran Bosda Kaltim, bersama PGRI dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

‎"Jadwalnya besok siang. Kita undang Musyawarah Kerja Kepala Sekolah khusus sekolah swasta. Mereka minta Dewan memfasilitasi untuk mencari jalan keluar soal Bosda untuk sekolah swasta yang tidak dapat tahun ini," ucap Zein Taufiq Nurrohman, kepada Tribun, di Samarinda, Senin (13/3/2017).

Menurut Zein, sekolah swasta tidak mendapatkan dana Bosda tahun ini. Alasannya, kata dia, persoalan anggaran daerah yang sedang defisit.

"Kalau tahun lalu, masih dapat Rp 1,5 juta/siswa. Tahun ini tidak dapat karena alasan defisit‎. Mereka bilang, tahun lalu APBD Kaltim Rp 8 triliun, masih dapat Bosda. Tahun ini APBD-nya juga Rp 8 triliun. Jadi pertanyaan mereka, kenapa tidak dapat?" jelasnya.

Namun demikian, Zein kembali menjelaskan, dana APBD Kaltim 2017 yang nilainya Rp 8 triliun, hingga kini belum ditransfer secara keseluruhan.

"Kalau pun sudah ada, untuk dana Bosda ditransfer tiga kali bertahap," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved