Selasa, 14 April 2026

Cari Peluang Investasi, Dubes AS Kirim Utusannya Temui Bupati Berau

Sejumlah investor luar negeri telah menanamkan modalnya di Berau, yakni Singapura, Malaysia dan China. Belum ada dari AS

TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN
Bupati Berau, Muharram dan Wabup Agus Tantomo menerima kunjungan tiga orang staf dari Kedutaan esar Amerika Serikat, Rabu (5/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) mengutus tiga orang stafnya ke Kabupaten Berau. ketiga utusan tersebut datang untuk menjalin hubungan dengan instansi pemerintah di tingkat kabupaten/kota.

Tiga staf Kedubes AS, yakni Gurdith Singh Asisten Atas Pers Kedubes AS, Andrew Herrman Bagian IT dan Carmelita yang bertindak sebagai Humas Kedubes AS. Mereka diterima langsung oleh Bupati Berau, Muharram dan Wabup Agus Tantomo, Rabu (5/4/2017) dan baru berakhir pukul 13.00.

Baca: 2 Lembaga Pembiayaan dan 32 Investor Nyatakan Minat Investasi di Kalimantan Utara

Bupati Muharram menyampaikan sejumlah sektor potensial yang mungkin bisa menarik minat para investor asal Amerika Serikat. Muharram juga menyebutkan, sejumlah investor luar negeri yang menanamkan modalnya, yakni Singapura, Malaysia dan China.

“Investor dari Amerika belum ada, karena itu kami sangat berharap, pertemuan ini bisa ditindaklanjuti dengan survei ekonomi, sehingga Kedutaan Amerika Serikat bisa melihat potensi yang kami miliki dan peluang-peluang investasi di Berau semakin terbuka,” kata Muharram.

Baca: Kalimantan Utara Revisi Dasar Hukum Investasi, Birokrasi Perizinan akan Dipangkas

Gurdith Singh Asisten Atas Pers Kedubes AS dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya melakukan penjajakan di seluruh kabupaten/kota dan provinsi. Dengan penjajakan itu, pihaknya akan mempelajari seluruh potensi yang dimiliki setiap daerah sekaligus menentukan peluang apa saja yang mungkin dikerjasamakan.

“Semua potensi akan kami pelajari dan jika memungkinkan, menjalin kerjasama,” kata Gurdith.Namun saat ini, pihaknya masih belum memiliki gambaran yang detail menyangkut sektor apa saja yang bisa dikerjasamakan.

“Ini merupakan kunjungan pertama kali kami ke daerah ini, kami masih perlu melihat lebih dalam, sektor mana yang bisa dikerjasamakan,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved