Pengiriman BBM Tersendat-sendat, Pemilik Sempat Berencana Hentikan Operasi SPBU Baru

Belakangan, SPBU bernama SPBU Codo I 63.772.01 yang mulai resmi beroperasi sejak 13 Maret lalu ini, juga lebih sering tutup lebih cepat.

Pengiriman BBM Tersendat-sendat, Pemilik Sempat Berencana Hentikan Operasi SPBU Baru
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Walau masih siang, SPBU Codo I 63.772.01 di Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Rabu (12/4/2017) tak lagi melayani penjualan BBM. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Mulai beroperasinya SPBU kedua di Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor, ternyata belum sepenuhnya bisa menyelesaikan carut-marut distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada.

Belakangan, SPBU bernama SPBU Codo I 63.772.01 yang mulai resmi beroperasi sejak 13 Maret lalu ini, juga lebih sering tutup lebih cepat.

Seperti pantauan Tribunkaltim.co di lokasi, Rabu (12/4/2017) siang, beberapa warga yang sudah sempat masuk ke lokasi SPBU terpaksa kecewa karena tidak kebagian BBM.

Mau tak mau, warga harus membeli BBM yang dijajakan di sekitar lokasi SPBU.

Asisten Manager SPBU I 63.772.01 James di ruangannya, Rabu (12/4/2017) siang mengaku tak bisa berbuat banyak dengan kondisi ini.

Pasalnya, ketersediaan stok BBM tergantung kiriman Depo PT Pertamina di Kabupaten Berau.

Pihak SPBU sendiri menurutnya sudah memesan sesuai kebutuhan yakni 4 mobil tangki per hari.

Namun sayangnya, pengiriman BBM selalu tersendat-sendat. Rata-rata BBM yang bisa sampai ke SPBU hanya 1 hingga 3 mobil saja per harinya.

"Sebenarnya, kalau yang datang itu 3 saja kita sudah bisa beroperasi seperti biasa," ujar James.

Alasan yang disampaikan PT Pertamina antara lain akses darat masih rusak, cuaca buruk, dan mobil tangki PT Pertamina yang bisa digunakan untuk pengiriman terbatas.

Tentunya, kata dia, kondisi seperti ini merugikan pihak SPBU. Pasalnya, biaya operasional seperti gaji pegawai tetap harus dikeluarkan walau SPBU tutup lebih cepat.

"Dulu kita yang didesak supaya cepat buka. Sudah buka malah stok BBM-nya yang nggak ada. Dulu, pemilik sempat itu berencana mau menutup saja SPBU-nya," ujarnya.  (*)


Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved