Sekolah Ini Tampung Korban Perdagangan Manusia, Dibentuk jadi Pengacara untuk Tuntut Keadilan

Ada sekitar 19 perempuan di kelas perdana, semuanya berusia antara 19 hingga 26 tahun. Mereka mengambil kelas untuk menempuh ujian hukum

Sekolah Ini Tampung Korban Perdagangan Manusia, Dibentuk jadi Pengacara untuk Tuntut Keadilan
Mashable
School for Justice 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebagai seorang gadis muda di Kultali, India, Lata berjalan lebih jauh dibanding gadis-gadis lainnya untuk sekolah.

Tapi sayang, ia berhenti di usia 16 tahun—gara-gara dipaksa menikah dengan laki-laki yang tak ia sukai.

Sial, laki-laki yang semestinya melindunginya itu justru menjualnya di rumah bordil dua bulan kemudian.

Sejak itu, Lata merasa tak punya masa depan.

Untungnya, Lata berhasil lolos dari perdagangan seks.

Lebih dari itu, ia sekarang melawan setelah menjadi pengacara.

Ia menjadi pengacara melalui sebuah program khusus baru di India.

Baca: Balada Asmara Pengacara dan Selebriti, Nomor 3 Kok Mau-maunya yang Digituin

School for Justice alias Sekolah untuk Keadilan, didirikan pada 6 April 2017.

Sekolah ini mengkhususkan diri untuk mengajari korban perdagangan manusia menjadi pengacara.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved