Pendukung dan Penolak Trump Bentrok di Berkeley, 21 Orang Diamankan

Kedua kelompok saling melempar batu dan menyerang dengan tongkat kayu. Mereka juga menggunakan tempat sampah sebagai alat memukul.

Pendukung dan Penolak Trump Bentrok di Berkeley, 21 Orang Diamankan
ANDREW CABALLERO-REYNOLDS (AFP/Getty Images)
Ratusan ribu demonstran memadati Washington DC dalam demonstrasi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ratusan pengunjuk rasa yang mendukung dan menolak Presiden Amerika Serikat Donald Trump bentrok saat merayakan "Patriots Day" di Berkeley, Sabtu (15/4/2017) waktu setempat.

Peristiwa hari ini merupakan ketigakalinya kedua kelompok tersebut bentrok, dalam beberapa bulan terakhir.

Bentrokan terjadi dekat Taman Martin Luther King Jr Civic Center, tempat pendukung Trump rencananya melakukan pertemuan.

Petasan dan bom asap dilemparkan ke arah kerumunan massa, dan beberapa pengunjuk rasa terkena semprotan lada.

Kedua kelompok saling melempar batu dan menyerang dengan tongkat kayu. Mereka juga menggunakan tempat sampah sebagai alat memukul.

Baca: Donald Trump Melunak, Kini Nyatakan China Bukan Manipulator Mata Uang

Baca: Unik, Pertama Kalinya Terjadi, Donald Trump Didemo Dari Luar Angkasa!

Sekitar 250 petugas kepolisian dikerahkan untuk mengamankan bentrokan tersebut.

Berdasarkan keterangan Byron White, petugas Kepolisian Berkeley, sebanyak 21 orang ditahan, termasuk beberapa di antaranya yang diduga menganiayai menggunakan senjata yang mematikan.

Sebanyak sebelas orang terluka, dan sedikitnya enam orang dibawa ke rumah sakit untuk dirawat, termasuk salah seorang korban penusukan.

Halaman
12
Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved