Tak Cuma Mengadu, Banyak Warga yang Datang Cuma Ingin Berfoto bareng Ahok

Beberapa bulan terakhir ini, Ahok mengikutsertakan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI terkait untuk mendampinginya menerima aduan.

KOMPAS.com/JESSI CARINA
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melayani permintaan foto warga pada hari pertamanya aktif di Balai Kota, Senin (17/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berharap, warga yang mengadu kepadanya di pendopo Balai Kota DKI Jakarta semakin sedikit.

Sebab, beberapa bulan terakhir ini, Ahok mengikutsertakan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI terkait untuk mendampinginya menerima aduan warga.

"Secara prinsip, dinas terkait ikut (menerima aduan), sekarang (aduan warga) bisa lebih cepat diproses. Kami harap makin lama makin enggak banyak orang (mengadu di Balai Kota) seharusnya," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/4/2017).

Hanya saja, menurut Ahok, warga terkadang kurang puas ketika langsung mengadu ke SKPD terkait. Beberapa warga, kata dia, mengaku ditolak oleh SKPD terkait saat melapor.

Baca: Ahok Aktif Bertugas, Warga Sudah Antre Sejak Pukul 05.00 WIB di Balai Kota

Hal itulah yang menyebabkan warga datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk mengadukan permasalahan mereka kepada Ahok. 

Jika pelayanan di bawah semakin baik, kata Ahok, tak akan lagi ada permasalahan yang membuat warga mengadu.

"Nah tapi kadang-kadang lebih banyak warga yang minta foto (daripada mengadu). Banyak (warga) dari luar kota juga tadi," kata dia. 

Setiap harinya, Ahok menerima warga di pendopo Balai Kota DKI Jakarta. Hal ini sudah dilaksanakan sejak ia menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Bedanya, saat menjabat Wagub DKI, dia menerima warga di lantai 2 Balai Kota DKI Jakarta. Tak hanya mengadu, warga kerap mengantre untuk berfoto bersama Ahok.

Biasanya, Ahok menghabiskan waktu selama dua jam, mulai pukul 07.30 hingga 09.30 untuk melayani warga.

Beberapa SKPD yang ikut mendampingi Ahok seperti dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( BPTSP) DKI Jakarta, Biro Hukum DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, Dinas Bina Marga, Dinas Tata Air, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved