Walikota Sebut Persoalan Arsip Bisa Bersentuhan dengan Hukum

Persoalan kearsip tidak bisa disepelekan. Arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga secara baik.

TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Walikota Samarinda Syaharie Jaang memberikan cinderamata kepada salah satu narasumber rakor kearsipan 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -  Persoalan kearsip tidak bisa disepelekan. Arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga secara baik. 

Hal ini disampaikan Walikota Samarinda, Syaharie Jaang dalam Rapat Kerja (Raker) Pengawasan Kearsipan di lingkungan Pemkot Samarinda di aula Rumah Jabatan (Rumjab) Walikota, Jalan S Parman, Samarinda Ulu, Senin (17/4/2017).

"Bahkan persoalan arsip bisa saja bersentuhan dengan masalah hukum bila tidak dikelola secara tepat dan diarsipkan secara baik," kata Jaang.

Lantaran menganggap penting persoalan arsip, Jaang menyatakan dirinya mendukung penuh kegiatan Raker yang melibatkan sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Samarinda tersebut.

"Saya minta supaya arsip di semua OPD bisa dirapikan secara baik. Kemudian yang ikut raker ini juga saya harap supaya pimpinan OPD langsung. Jika bukan Kepala OPD, paling tidak sekretaris, atau minimal pejabat eselon III. Biar bisa paham betul persoalan kearsipan ini," katanya.

Menurut Jaang, persoalan arsip ini sudah lama menjadi pembahasan di lingkungan Pemkot Samarinda.

Karena itu, seiring aturan baru yang mengatur tentang OPD, Pemkot Samarinda kini telah membentuk OPD yang khusus mengurus Kearsipan, yakni Dinas Kearsipan Kota Samarinda.

OPD baru tersebut kini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) yang juga sekaligus Asisten III Pemkot Samarinda, Burhanuddin. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved