Liga Indonesia
Usai Laga Kontra Mitra Kukar, CEO PSM Makassar: Independensi Wasit harus Dipertanyakan
Kepemimpinan wasit sebagai pengadil di lapangan, dirasa tidak mendukung semangat fair play.
TRIBUNKALTIM.CO - Laga panas Liga 1 Gojek-Traveloka yang mempertemukan Mitra Kukar dan PSM Makassar di Stadion Aji Imbut, Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara berakhir dengan skor imbang 1-1.
Sempat unggul, PSM Makassar harus terima hasil imbang setelah tendangan penalti Marclei Cesar Chaves sukses mengoyak jala gawang PSM yang dikawal Rivky Mokodompit.
Jalannya pertandingan semalam rupanya tak membuat tim tamu puas. Kepemimpinan wasit sebagai pengadil di lapangan, dirasa tidak mendukung semangat fair play.
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin melalui rilis yang diterima Tribunkaltim.co, Selasa (25/4/2017) meminta operator Liga 1 Gojek-Traveloka harus cepat melakukan evaluasi.
Menurutnya, hampir semua klub yg bertanding mempermasalahkan keputusan wasit.
Baca: VIDEO – Rekaman PSM Makassar Tekan Mitra Kukar di Babak Pertama
Baca: Eksekusi Penalti Marclei di Penghujung Laga Gagalkan Kemenangan PSM
"Ini sangat berbahaya terhadap sepak bola Indonesia ketika wasit sebagai satu satunya pengadil di lapangan tidak punya kemampuan mumpuni dalam memimpin.
Wasit selalu merenggut paksa kemenang tim entah apa motif dari semua itu, independensi wasit harus dipertanyakan.
Harapan kami sebagai pemilik klub sangat besar dari janji Ketua Umum PSSI," tulisnya dalam rilis tersebut.
Padahal Ketua Umum PSSI menjamin wasit sudah jauh dari pengaruh eksternal.
Namun menurut Munafri, apa yang diperlihatkan Wasit, Iwan Sukoco yang memimpin pertandingan antar tuan rumah Mitra Kukar vs PSM Makassarjustru menunjukkan arahan dari Ketua Umum PSSI tersebut hanya isapan jempol semata.
Lantaran wasit sama sekali tidak mengindahkan hal tersebut.
"Atau apakah mereka tidak menganggap figur seorang Ketua Umum PSSI?
Coba lihat track record dari seorang Iwan Sukoco apakah dia masih pantas menjadi seorang pengadil di lapangan hijau? Ataukah dia begitu kuat sehingga tak tersentuh?
Kami sudah berbuat banyak untuk kemajuan sepak bola indonesia semakin banyak kami berbuat justru semakin kami dirugikan dengan keputusan-keputusan kontroversial.
Hal seperti inikah yang menjadi tanda positif kemajuan sepak bola Indonesia?" katanya.
Baca: VIDEO – Inilah Rekaman Penalti Mitra Kukar Saat Menahan Imbang PSM Makassar
Baca: VIDEO – Pelatih PSM Keluhkan Kondisi Rumput Stadion Aji Imbut
Di kala semua klub berlomba untuk memajukan sepak bola nasional diasaat yag bersamaan pula semangat yg tinggi itu terus dipadamkan oleh hawa nafsu wasit di lapangan.
Munafri meminta Operator Liga dan PSSI harus cepat turun tangan mengevaluasi keadaan ini.
"Kami tidak ingin menjadi korban lagi atau apakah kami harus terus pasrah menerima ini atau atau kami yang harus menghakimi dengan cara kami sendiri?" katanya.
Ia mengajak membangun semangat sportivitas mari kita jaga kewibawaan PSSI. "Mari kita bertanding secara fair dan adil," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/psm-makassar-unggul-1-0-dari-tuan-rumah-mitra-kukar-di-babak-pertama_20170424_205110.jpg)