Kondisi Krayan Darurat, Pemerintah Diminta Buka Jalur Alternatif
SK, warga Kampung Ba Kelalan ditembak pada bagian paha kaki kanan dan tangan sebelah kanan saat berusaha melarikan diri.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara maupun Pemerintah Kabupaten Nunukan diminta tanggap untuk mencari solusi percepatan pembukaan jalan darat, jalur alternatif selain menuju ke Ba Kelalan, Lawas, Negara Bagian Serawak, Malaysia.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Aprem Tinus menyusul seringkalinya Malaysia melakukan penutupan jalan menuju ke Indonesia.
“Pemerintah kabupaten atau provinsi harus memandang permasalahan ini lebih jauh. Ada dua jalur alternatif yang bisa menjadi akses langsung dari Kecamatan Krayan ke Kabupaten Malinau juga jalur Lembudud – Long Pasiak, Sabah,” ujarnya.
Aprem mengatakan, penutupan jalur Ba Kelalan- Krayan, tentu akan membuat lumpuh distribusi kebutuhan pokok warga di Krayan. Pasalnya selama ini Krayan hanya bisa dijangkau dengan angkutan udara dari wilayah Indonesia lainnya.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya ini mengatakan, jika pemerintah telah membuka dua jalur alternatif dimaksud, tentu warga Krayan tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan pokok jika warga Ba Kelalan menutup jalan.
“Ba Kelalan akan mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan pokok layaknya Krayan saat ini, kalau memang pemerintah kita buka dua jalur alternatif tadi. Ba Kelalan nggak bisa apa-apa lagi, silahkan dibuktikan,’’ katanya.
Selama ini warga Krayan menjual hasil pertanian maupun peternakan ke Ba Kelalan, untuk dibarter dengan kebutuhan pokok termasuk elpiji dan bahan bakar minyak.
Belakangan, warga Kampung Ba Kelalan kembali mengancam menutup jalan yang menghubungkan Long Midang, Kecamatan Krayan. Maklumat tersebut menyebutkan, penutupan jalan dilakukan pada Senin (1/5/2017) efektif pukul 12.00.
Penutupan jalan tersebut merupakan buntut penembakan terhadap seorang warga negara Malaysia, lantaran melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri saat akan diamankan di Mapolsek Krayan, Kabupaten Nunukan dalam kasus penyelundupan narkotika golongan 1 jenis sabu.
SK, warga Kampung Ba Kelalan ditembak pada bagian paha kaki kanan dan tangan sebelah kanan saat berusaha melarikan diri, setelah sebelumnya beralasan sakit sehingga dirawat di Puskesmas Long Bawan, Kecamatan Krayan.
Aprem mengatakan, selama ini masyarakat di Krayan sudah seringkali mendapatkan ancaman penutupan jalan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jalan-perbatasan_20170430_195034.jpg)