Istri 'Mandela Palestina' Tulis Surat Minta Paus Turun Tangan

Istri pemimpin aksi mogok makan tahanan Palestina di penjara Israel telah menulis surat kepada Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus.

Istri 'Mandela Palestina' Tulis Surat Minta Paus Turun Tangan
(Xinhua/The Guardian)
Warga Palestina di Nablus mengangkat plakat anggota keluarga mereka yang hingga saat ini masih berada di dalam tahanan-tahanan di Israel. Aksi ini dilakukan pada Minggu (16/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, RAMALLAH - Istri pemimpin aksi mogok makan ratusan tahanan Palestina di penjara Israel telah menulis surat kepada Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus.

Fadwa Barghouti, yang adalah istri Marwan Barghouti, meminta Paus Fransiskus campur tangan sebelum keadaan di penjara Israel menjadi terlambat.

Marwan Barghouti adalah salah satu tokoh pemimpin Palestina yang menjadi tahanan di penjara Israel.

Dalam suratnya, Fadwa meminta Paus untuk berbicara, karena kebebasan dan martabat adalah hak yang diberikan Tuhan.

Menurut dia, tidak ada kelompok manusia yang berhak mencabut hak-hak tersebut.

"Seruan anda (Paus) untuk menghormati hak-hak rakyat Palestina, termasuk hak tahanan politik kami, akan memungkinkan suara orang-orang yang ditempatkan dalam isolasi bergema ke dunia luar," tulis Fadwa seperti dilansir AFP. 

Sebelumnya, Tahta Suci Vatikan telah mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

Aksi mogok makan dimulai pada 17 April lalu, dan dipimpin oleh Barghouti. Barghouti menjalani lima hukuman seumur hidup atas perannya dalam intifadah Palestina.

Otoritas Israel mengatakan, sebanyak 894 tahanan Palestina terus melakukan pemogokan tersebut. Meskipun, otoritas Palestina meyakini jumlah peserta aksi ini mencapai lebih dari 1.000 orang.

Sekitar 6.500 warga Palestina saat ini ditahan oleh Israel karena sejumlah pelanggaran dan dugaan kejahatan.

Halaman
12
Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved