Rekening Guru Diblokir

Tuah: Pemblokiran Tunjangan Guru Justru Permalukan Gubernur

Jika Pemprov Kaltim beralasan karena saat ini kewenangan ada di pemprov, maka (pemblokiran) ini adalah penyalahgunaan kewenangan.

Tuah: Pemblokiran Tunjangan Guru Justru Permalukan Gubernur
tribunkaltim.co/Anjas Pratama
Direktur Pokja 30, Carolus Tuah. 

News Analysis
Carolus Tuah, Ketua Pokja 30 Samarinda

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - APAKAH mereka, 13 guru yang berstatus guru negeri (aparatur sipil negera/ASN) pelaku kriminal?

Yang berhak blokir kan penegak hukum. Itu pun dengan berbagai alasan, salah satunya karena melangar hukum.

Nah, apakah kalangan guru ini melakukan tindakan kriminal sehingga harus diblokir. Yang patut dipertanyakan adalah keberpihakan pemprov dalam dunia pendidikan.

Kedua, hal yang diminta para guru ini, merupakan hal mendasar.

Gaji kan hak mereka sendiri. Jika ada pertemuan yang digelar esok (hari ini) oleh Pemprov Kaltim, maka semestinya dialog tersebut dilakukan sebelumnya oleh disdik secara rutin. Itu untuk mengetahui apa persoalan mendasar antara guru, kalangan pendidik dengan pemprov yang saat ini memiliki kewenangan.

Bukan malah dengan memblokir rekening mereka. Saya setuju jika para guru, mencari tahu, siapa yang menginisiasi dilakukan pemblokiran. Kemudian juga memperkarakan secara hukum.

Jika Pemprov Kaltim beralasan karena saat ini kewenangan ada di pemprov, maka ini adalah penyalahgunaan kewenangan. Selain itu, Kadisdik juga bisa dibilang seperti mempermalukan pimpinan (Gubernur).

Berkali‑kali, kejadian seperti ini (demo) terjadi. Evaluasi, merupakan kata yang santun. Lebih tepat, diperiksa kinerjanya. (anj)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved