Breaking News:

Burung Merpati Tertangkap Menyelundupkan Hampir 200 Pil Ekstasi Melintasi Perbatasan Internasional

baru-baru ini pihak berwenang di Kuwait menangkap seekor burung merpati yang mencoba menyelundupkan 178 pil ekstasi dari Irak.

Twitter/lostateminor
Baru-baru ini pihak berwenang di Kuwait menangkap seekor burung merpati yang mencoba menyelundupkan 178 pil ekstasi dari Irak. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebelum ditemukan teknologi, pada zaman dahulu burung merpati dikenal sebagai hewan yang mampu mengirimkan pesan jarak jauh.

Nah, tahukah Anda kini rupanya tugas merpati mengirimkan pesan dalam surat kecil telah digantikan dengan mengirimkan barang haram.

Seperti dilansir tribunkaltim.co melalui lostateminor dari laman Al-Rai, baru-baru ini pihak berwenang di Kuwait menangkap seekor burung merpati yang mencoba menyelundupkan 178 pil ekstasi dari Irak.

Baca: Sepatu Kekinian Bentuk Burung Merpati, yang Bikin Gagal Paham, Ternyata Ini Fakta di Baliknya

Ya, burung tersebut justru dijadikan alat oleh oknum narkotika untuk mengirimkan pil ekstasi melintasi perbatasan internasional yaitu dari Irak menuju Kuwait.

Gembong narkotika merpati ini berhasil dilacak oleh otoritas Kuwait setelah seekor merpati terbang tepat di atas bangunan bea cukai di Kuwait dan berhasil ditangkap.

Merpati dibekali tas kecil di punggungnya yang berisi ratusan pil ekstasi
Merpati dibekali tas kecil di punggungnya yang berisi ratusan pil ekstasi (Boredpanda)

Baca: Di Negara Ini, Merpati Bisa Ditahan karena Delik Spionase

Lebih mencengangkannya lagi, berdasarkan laporan GQ, burung merpati memang baru-baru ini semakin sering digunakan untuk menyelundupkan obat-obatan terlarang seperti kokain dan ekstasi melintasi daerah perbatasan.

Mengapa burung merpati? karena burung merpati dikenal memiliki kemampuan terbang hingga sejauh 150 km tanpa beristirahat.

Baca: 2.000 Buku, 6 Merpati, dan 500 Bibit Pohon di Deklarasi G20Mei

Halaman
1234
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved