Darurat Kolera

Yaman Darurat Kolera, Sudah 471 Anak-anak Meninggal

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan informasi terbaru, tentang epidemi kolera sangat memprihatinkan di Yaman karena mematikan 471 anak-anak.

(Mohammed HUWAIS / AFP )
Seorang bocah yang terjangkit kolera dirawat di sebuah rumah sakit di Sanaa, Yaman. 

TRIBUNKALTIM.CO, GENEVA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan informasi terbaru, Senin (29/5/2017), tentang epidemi kolera yang sangat memprihatinkan di Yaman karena kematian pada anak-anak.

Menurut WHO, jumlah korban akibat wabah kolera di Yaman saat ini mencapai 471 orang meninggal, sebaimana di Reuters.

Buletin terbaru WHO yang mencakup periode sejak 27 April lalu menyebutkan bahwa rata-rata ada "penurunan signifikan" dalam jumlah kasus yang dicatat pada 27 Mei ini. Wabah kolera dimilai sejak Oktober 2016 dan berkembang hingga Desember.

Kemudian berlipat ganda tetapi tak pernah dikendalikan sepenuhnya, dan peningkatan baru dalam sejumlah kasus mulai terjadi pada April 2017.

Yaman amat memerlukan bantuan kemanusiaan yang bersifat darurat setelah dilanda perang saudara. Sebanyak 19 juta dari 28 juta penduduknya memerlukan bantuan kemanusiaan.

Sebagian besar mereka yang membutuhkan bantuan kemanusiaan itu dalam kondisi terancam kelaparan hebat, dan hanya sedikit dari setengah fasilitas kesehatan di negara itu yang berfungsi baik.

WHO menyatakan pada Senin bahwa rata-rata jumlah kasus yang dicatat harian dalam kurun waktu 21-27 Mei sebanyak 2.529 kasus, turun dari 3.025 kasus pada tujuh hari sebelumnya. Menurut buletin, jumlah keseluruhan terduga kolera tercatat 51.832 kasus.

Sebelumnya, pada 19 Mei lalu, WHO melaporkan, hanya dalam waktu tiga pekan wabah kolera yang merebak di Yaman telah menyerang 23.500 orang dan menewaskan 242 penderita.

 
 

 (Pascal S Bin Saju)

Berita ini telah diterbitkan Kompas.com dengan judul "Yaman Darurat Kolera, Hampir 480 Orang Meninggal"

Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved