Datangi SPBU Lebih dari Sekali Sehari, Pengetap Bisa Dapat 100 Liter BBM

Jajaran Polres Bulungan kembali berhasil mengamankan aktivitas pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ilegal, dengan menggunakan mobil modifikasi.

Datangi SPBU Lebih dari Sekali Sehari, Pengetap Bisa Dapat 100 Liter BBM
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Mobil modifikasi yang biasa digunakan mengangkut BBM secara ilegal dari SBPU berhasil diamankan jajaran Polres Bulungan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Jajaran Polres Bulungan kembali berhasil mengamankan aktivitas pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ilegal, dengan menggunakan mobil modifikasi.

Dua warga yakni Jm dan Tf beserta barang bukti sebuah Toyota Kijang Super berwarna biru gelap dengan Nomor Polisi KT 1425 H dan 18 jerigen BBM jenis bensin (total 360 liter) berhasil disita Polisi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan, kata Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetya Adisasmita, Kamis (8/6/2017), sekali mendatangi SPBU, para terduga pelaku yang menggunakan mobil modifikasi ini bisa 'menyedot' hingga 100 liter BBM.

Selanjutnya, BBM ini dipindahkan ke jerigen berkapasitas masing-masing 20 liter. Dan aktivitas seperti ini bisa dilakukan berulang-ulang dalam sehari.

Baca: Sedot BBM SPBU Pakai Mobil Modifikasi, Dua Warga Diamankan Polisi

Selanjutnya, BBM yang sudah berhasil didapat akan dijual ke motoris speedboat dan penjual BBM eceran yang ada di Tanjung Selor.

"Harga per liter bensin di SPBU adalah Rp 6.500 dan dijual kembali sebesar Rp 7.000," jelas AKP Gede.

Pengangkutan BBM secara ilegal ini, terang AKP Gede, melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Minyak dan Gas Bumi.

"Para pelaku diancam hukuman penjara paling lama 3 tahun dan denda paling tinggi Rp.30 miliar," kata AKP Gede. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved