Saipul Jamil Merasa Bahagia Ikut Siapkan Sahur di Rutan

Pada tingkat banding yang diajukan jaksa penuntut umum, hukuman terebut diperberat menjadi lima tahun penjara.

Saipul Jamil Merasa Bahagia Ikut Siapkan Sahur di Rutan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pedangdut Saipul Jamil, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/12/2016). Terpidana kasus pencabulan ini, kembali diperiksa setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi terkait pengurusan untuk memengaruhi putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam perkara tindak pidana asusila yang dilakukan Saipul Jamil. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNKALTIM.CO - Walau berada di tahanan, pedangdut Saipul Jamil kini mengaku tetap bersemangat menjalankan ibadah puasa. Sejak awal puasa, Saipul mengaku tidak pernah absen menjalankan salat tarawih.

"Lagi demen makan. Alhamdulilah tarawihnya juga lancar, enggak bolong. Alhamdulilah semakin semangat," kata Saipul Jamil saat ditemui Tribun di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Selain menyiapkan makanan untuk sahur, pria yang akrab disapa itu Ipul itu juga terlibat aktif untuk menyediakan santap bersama tahanan-tahanan lainnya.

 "Saya nyiapin sendiri. Di sana kan ada sesama warga binaan. Kita saling kerja sama. Jadi kalau pagi-pagi kita dapat jatah dari Lapas. Jadi ada yang ambil nasi, kalau saya lauk. Dan saya kebagian nyiapin makan juga," kata dia.

Usai sahur, para warga binaan kemudian melanjutkan salat berjamaah dan mengaji. Kata Ipul, keadaan di dalam penjara harus dibawa serileks mungkin karena jauh dari keluarga.

"Pokoknya dijalanin senikmat mungkin dan semaksimal mungkin. Kita enggak boleh sedih walau kita jauh dari keluarga. Anggaplah kita ini di dalam pesantren," tukas bekas suami Dewi Persik itu.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebelumnya memvonis Saipul tiga tahun penjara.

Pada tingkat banding yang diajukan jaksa penuntut umum, hukuman terebut diperberat menjadi lima tahun penjara. Saipul tetap terbukti melanggar Pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul.

Kini Saipul Jamil menghadapi kasus lain di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Saipul Jamil didakwa bersama-sama dengan Kasman alias Kasman Sangaji, Berthanatalia Ruruk Kariman, dan Samsul Hidayatullah telah melakukan atau turut serta memberi atau menjanjian sesuatu yakni uang Rp 250 juta kepada Ifa Sudewi.

Ifa Sudewi adalah hakim ketua majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara atas nama Saipul Jamil di Pengadilan Negeri Jakarta Utara melalui Rohadi. (Tribunnews.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved