Terserang Kolera Tiap 35 Detik

942 Orang Meninggal Dunia Sejak Wabah Kolera Muncul di Yaman April lalu

Wabah kolera di Yaman, negeri Semenanjung Arabia yang dikoyak perang itu semakin parah. Kini satu anak terjangkitkolera setiap 35 detik.

(Mohammed HUWAIS / AFP)
Seorang bocah yang terjangkit kolera dirawat di sebuah rumah sakit di Sanaa, Yaman. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANAA - Wabah kolera di Yaman, negeri Semenanjung Arabia yang dikoyak perang itu semakin parah. Kini satu anak terjangkitkolera setiap 35 detik.

Sejauh ini hampir 1.000 orang, atau tepatnya 942 orang, meninggal dunia sejak wabah kolera muncul pada April lalu. Demikian data organisasi amal Save the Children.

Organisasi itu memperingatkan berdasarkan data terbaru menunjukkan setiap 35 detik satu orang anak-anak terjangkit kolerayang artinya setiap hari 30 orang sekarat akibat penyakit tersebut.

"Kelaparan, penyakit, dan perang menjadi penyebab sempurna gelombang penderitaan bagi rakyat Yaman," kata Grant Pritchard, direktur Save the Children wilayah Yaman.

"Negeri termiskin di kawasan ini sudah berada di ambang keambrukan total dan anak-anak sekarat karena tak memiliki akses layanan kesehatan," tambah Pritchard.

Sekitar 129.000 kasus kolera terdeteksi di 20 dari 22 provinsi Yaman. Hal ini menunjukkan wabah penyakit ini sudah menembus batas yang memisahkan pemberontak Houthi dan pemerintah Yaman.

Perang selama dua tahun terakhir menghancurkan sistem layanan kesehatan Yaman dan persediaan obat-obatan juga habis dengan cepat.

Salah satu penyebab minimnya pasokan obat-obatan adalah blokade yang dilakukan pasukan koalisi Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman.

PBB sudah berulang kali meminta bantuan keuangan dan aksi politik dari komunitas internasional untuk menghadapi masalah Yaman.

" Kolera sebenarnya bisa dicegah dan diobati sehingga seharusnya tak perlu ada nyawa melayang akibat penyakit ini," kata Jamie, kordinator bantuan kemanusiaan PBB untuk Yaman.

Halaman
12
Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved