Jumat, 1 Mei 2026

OTT Gubernur Bengkulu

Mendagri Sedih, Kecewa Banyak Kepala Daerah Masih Berani Korupsi. Ini yang Dia Cemaskan

Saat ini KPK telah memetakan daerah yang tata kelola pemerintahannya rawan tersangkut korupsi. Daerah tersebut lantas menjadi binaan KPK.

Tayang:
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri acara Peringatan Hari Otda 2016 di Alun-alun Wates Kulonprogo,Senin (25/04/2016) menyampaikan, Kulonprogo juara pertama karena punya keunggulan program bedah rumah tanpa APBD. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumoloprihatin dengan semakin banyaknya pejabat di daerah yang menjadi tersangka kasus korupsi.

Ia terus mengingatkan semua kepala daerah terkait perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, dana hibah, dana bansos (bantuan sosial), retribusi, dan pajak harus diperhatikan benar agar tak ada penyimpangan.

"Kami sedih, kecewa, dalam dua bulan mulai pimpinan DPRD, wali kota, bupati, sampai gubernur, dan istri, saya kira sudah tahap yang cukup mencemaskan dalam proses tata kelola," ujar Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Saat ini, kata Tjahjo, KPK telah memetakan daerah yang tata kelola pemerintahannya rawan tersangkut korupsi. Daerah tersebut lantas menjadi binaan KPK. Karena itu, ia berharap, upaya KPK tersebut dapat menyadarkan para pejabat di daerah agar menghindari korupsi.

"Saya tak bisa katakan apakah ini apes nasib, tapi harus hati-hati. Sebagai pejabat punya mandat dalam masalah anggaran kebijakan publik," lanjut dia.

[RAKHMAT NUR HAKIM]

Berita ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul: "Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Mendagri Sebut Tata Kelola Pemda Mencemaskan"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved