Rutan dan Lapas di Samarinda Masuk Kategori Oranye, Ditjen Pemasyarakatan Turun Tangan

kategori tidak aman, dilihat dari membludaknya jumlah warga binaan dan minimnya petugas.

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper Desmawangga

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rutan dan Lapas yang terdapat di kota Tepian (sebutan Samarinda) menjadi salah satu Rutan dan Lapas yang masuk dalam kategori tidak aman, hal tersebut dilihat dari membludaknya jumlah warga binaan dan minimnya petugas.

Hal itupun membuat Ditjen Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) datang langsung memantau kondisi Rutan dan Lapas di Samarinda, pada masa Lebaran ini. Pemantauan langsung itupun baru tahun ini dilaksanakan.

Kasi Strategi Pencegahan Ditjen Pemasyaraktan Kemenkum HAM, Donny Setiawan menjelaskan, Ditjen menginstruksikan untuk datang lakukan pemantauan di Rutan dan Lapas, terlebih saat ini dalam masa Lebaran. Dari hasil pemantaunya, dia mengaku proses menerima kunjungan keluarga warga binaan, tergolong lancar, dengan situasi dan kondisi yang cukup kondusif.

"Lancar saja proses penerimaan kunjungan di masa Lebaran ini, saya sudah liat proses awal pendaftaran hingga selesai menjenguk, dan distribusi keluar masuknya kerabat warga binaan tergolong lancar," ucapnya saat ditemui di Rutan Klas II A Sempaja, Senin (26/6/2017).

Kendati tergolong tidak aman, namun Lapas dan Rutan di Samarinda masuk dalam kategori oranye, yakni berada di kategori sedang. "Kondisi di Samarinda masuk kategori sedang, di tengah-tengah, dari tiga kategori yang ada, yakni hijau, oranye dan merah. Kita juga telah koordinasi dengan kepolisian untuk bantuan pengamanan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved