Libur Lebaran, Konsumsi Pertalite di Balikpapan Naik

Bahkan penurunan konsumsi ditunjukan oleh produk Premium yang turun hingga 5 persen atau sejumlah 125 KL per hari.

Libur Lebaran, Konsumsi Pertalite di Balikpapan Naik
TRIBUN KALTIM/ABDUL ARIF
Ilustrasi - Suasana antrean di SPBU Karang Anyar Balikpapan, Rabu (31/12/2014). Pemerintah hari ini berencana mengumumkan harga baru BBM karena terjadi penurunan harga minyak dunia. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Meningkatnya intensitas berkendara warga Balikpapan dan sekitarnya pada momen libur Hari Raya Idul Fitri 1438 H berimbas kepada konsumsi BBM masyarakat. 

Tercatat di wilayah Balikpapan dan sekitarnya konsumsi BBM jenis Pertamax naik hingga 21 persen atau sekitar 68 KL per hari jika dibandingkan dengan konsumsi normal harian.

Bahkan penurunan konsumsi ditunjukan oleh produk Premium yang turun hingga 5 persen atau sejumlah 125 KL per hari.

Area Manager Communciation and Relations Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova mengungkapkan, hingga H+4 lebaran konsumsi beberapa produk BBM masih meningkat.

Selain Pertamax, produk lainnya seperti Pertalite juga mengalami peningkatan. Lebih lanjut Alicia menjelaskan Pertalite mengalami peningkatan konsumsi hingga 12 persen atau berkisar di angka 271 KL per hari.

“Tren tersebut menunjukan mulai bijaknya masyarakat dalam memilih BBM yang cocok untuk kendaraan masa kini. Apalagi untuk berkendara jarak jauh saat arus mudik dan balik, pengendara membutuhkan BBM yang lebih nyaman untuk digunakan,” jelasnya, Senin (3/7/2017).

Alicia menambahkan, seperti yang telah diprediksikan sebelumnya konsumsi BBM untuk mesin diesel mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Konsumsi produk Solar tercatat turun hingga 53 persen atau berkisar di angka 52 KL per hari dan produk Dexlite turun hingga 60 persen dengan rata-rata konsumsi harian sejumlah 8 KL.

Melihat variasi tren konsumsi produk BBM tersebut, Pertamina akan terus melakukan pemantauan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) yang bekerja hingga H+15 lebaran.

"Pengecekan langsung ke lapangan juga secara rutin dilaksanakan oleh Sales Executive, untuk memetakan titik-titik yang rawan kepadatan. Stok pun kami jamin aman," katanya. (*)

Penulis: Amanda Liony
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved